Kredit Foto: Istimwa
Muhammad Sarmuji memasuki babak baru dalam karier politiknya. Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Menteri Perindustrian pada Kamis (1/10/2026), menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.
Berdasarkan rangkuman Warta Ekonomi, Sarmuji membawa pengalaman panjang di dunia politik dan parlemen sebelum masuk ke Kabinet Merah Putih. Ia dikenal sebagai politikus Partai Golkar, anggota DPR RI, serta Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar.
Pria kelahiran Surabaya, 10 Juni 1974, itu menempuh pendidikan tinggi di Universitas Jember dengan mengambil jurusan Manajemen di Fakultas Ekonomi. Ia kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Indonesia.
Karier politik Sarmuji berkembang melalui aktivitas organisasi kepemudaan dan Partai Golkar. Sebelum menjadi anggota DPR, ia pernah bekerja sebagai tenaga ahli di lingkungan Fraksi Partai Golkar di parlemen.
Sarmuji kemudian terpilih sebagai anggota DPR RI dari Partai Golkar sejak 2014 dan kembali dipercaya melalui pemilu berikutnya. Selama berada di parlemen, ia terlibat dalam pembahasan berbagai isu ekonomi dan industri.
Pengalaman tersebut semakin relevan ketika Sarmuji dipercaya duduk di Komisi VI DPR RI. Komisi ini memiliki lingkup kerja yang mencakup sejumlah sektor strategis, seperti perdagangan, perindustrian, investasi, BUMN, koperasi, dan bidang terkait lainnya.
Baca Juga: Profil Arrmanatha Nasir, Diplomat Karier yang Kini Jadi Menteri Luar Negeri
Baca Juga: IHSG Tersungkur 1%, 450 Saham Merah di Tengah Reshuffle Kabinet
Baca Juga: Reshuffle Ketujuh Prabowo: 18 Pejabat Baru Dilantik, Ini Daftarnya
Di internal Partai Golkar, perjalanan Sarmuji juga terus berkembang. Ia pernah memimpin Partai Golkar Jawa Timur sebelum kemudian dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar.
Kini, pengalaman tersebut membawanya ke posisi yang lebih dekat dengan kebijakan sektor industri.
Sebagai Menteri Perindustrian, Sarmuji akan menangani sejumlah agenda strategis, mulai dari pengembangan industri dalam negeri, investasi, hilirisasi, peningkatan daya saing, hingga penguatan ekosistem manufaktur nasional.
Pengangkatan Sarmuji sekaligus membawa pengalaman parlemen dan organisasi politik ke dalam pengelolaan sektor perindustrian. Rekam jejaknya di DPR, khususnya dalam isu ekonomi dan industri, menjadi salah satu bagian dari perjalanan sebelum dipercaya memimpin Kementerian Perindustrian.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Dian Ihsan