Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Gandeng Developer Besar, Pramono Segera Ground Breaking Penataan Ulang Blok M

Gandeng Developer Besar, Pramono Segera Ground Breaking Penataan Ulang Blok M Kredit Foto: Syarief Muhammad Syafiq
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan penataan kawasan Blok M, Jakarta Selatan, melalui kerja sama PT MRT Jakarta dengan salah satu developer besar. Konsep revitalisasi kawasan tersebut telah dipaparkan dalam rapat internal dan mendapat persetujuan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Pramono mengatakan proyek tersebut ditargetkan segera memasuki tahap groundbreaking. Penataan Blok M diarahkan untuk membentuk kawasan yang lebih teratur, terstruktur, dan terintegrasi sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

"Jadi secara terencana, Pemerintah DKI Jakarta melalui MRT akan melakukan kerja sama dengan salah satu developer besar. Dan kemarin desainnya sudah disampaikan dalam rapat dan saya sebagai Gubernur telah memberikan persetujuan," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2026).

Menurut Pramono, groundbreaking proyek penataan Blok M diharapkan dapat dilakukan dalam waktu dekat. Pemprov DKI masih menargetkan pelaksanaan pada pekan ini atau pekan depan.

“Mudah-mudahan apakah dalam minggu ini atau minggu depan kita akan mulai groundbreaking untuk itu. Sehingga dengan demikian, Blok M itu akan menjadi kawasan yang lebih teratur, terstruktur, terencana, dan mudah-mudahan secara ekonomi akan membawa perbaikan untuk kawasan itu," kata Pramono.

Kerja sama dengan developer tersebut dilakukan melalui MRT Jakarta sebagai bagian dari rencana pengembangan kawasan. Namun, Pramono belum menyampaikan nama developer maupun rincian nilai investasi dalam proyek penataan Blok M tersebut.

Setelah Blok M, Pemprov DKI menyiapkan penataan sejumlah kawasan lain secara bertahap. Kawasan Pasar Baru, Glodok Pancoran, dan Kota Tua masuk dalam daftar kawasan yang akan menjadi fokus berikutnya.

Baca Juga: Kawasan Lapangan Banteng Selesai November, Pramono Kejar Parkir Bawah Tanah dan Pasar Baru

Baca Juga: Jakarta Mau Terbitkan Obligasi Rp5,2 Triliun, Pramono: Kalau Tak Diizinkan, Ya Sudah

Pramono mengatakan pengembangan sejumlah kawasan tersebut tidak hanya berkaitan dengan penataan kota, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat fungsi kawasan sebagai pusat aktivitas ekonomi dan tujuan wisata.

“Berikutnya setelah Blok M kami segera akan konsentrasi untuk Pasar Baru, Glodok Pancoran, dan yang terakhir adalah Kota Tua. Supaya semua tempat itu menjadi hub baru bagi Jakarta untuk menerima para turis atau wisatawan yang ingin berkunjung ke Jakarta," pungkas Pramono.

Rencana tersebut menempatkan Blok M sebagai tahap awal dari penataan sejumlah kawasan strategis di Jakarta. Setelah proyek tersebut berjalan, Pemprov DKI akan melanjutkan agenda pengembangan ke Pasar Baru, Glodok Pancoran, dan Kota Tua.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Syarief Muhammad Syafiq
Editor: Annisa Nurfitri