Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ronaldo Tinggalkan Timnas Portugal, CR7 Janji Bongkar Kebenaran

Ronaldo Tinggalkan Timnas Portugal, CR7 Janji Bongkar Kebenaran Kredit Foto: Getty Images
Warta Ekonomi, Jakarta -

Cristiano Ronaldo membuat situasi di Timnas Portugal semakin panas setelah meninggalkan pemusatan latihan di Copenhagen menjelang pertandingan melawan Denmark. Keputusan tersebut diambil tidak lama setelah pelatih Jorge Jesus mengumumkan bahwa Ronaldo tidak akan menjadi starter dalam laga UEFA Nations League tersebut.

Ronaldo kemudian mengonfirmasi kepergiannya melalui unggahan di Instagram. Kapten Portugal itu menyebut keputusannya diambil setelah konferensi pers Jorge Jesus dan percakapan dengan Presiden Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) Pedro Proenca.

“Setelah konferensi pers tim nasional dan setelah percakapan dengan presiden Federasi Sepak Bola Portugal, saya telah memutuskan untuk meninggalkan kamp latihan tim nasional,” tulis Ronaldo dalam unggahannya.

Namun, pernyataan Ronaldo tidak berhenti sampai di situ. Pemain berusia 41 tahun tersebut justru menyimpan alasan sebenarnya di balik keputusan meninggalkan tim nasional untuk sementara.

“Pada waktunya, saya akan memberi tahu semua orang Portugal kebenaran tentang alasan yang mendorong saya untuk pergi,” tulisnya.

Pernyataan tersebut langsung menimbulkan tanda tanya mengenai apa yang sebenarnya terjadi di dalam skuad Portugal. Terlebih, kepergian Ronaldo berlangsung setelah beberapa hari muncul laporan mengenai ketegangan antara dirinya dan Jorge Jesus.

Situasi itu bermula setelah Ronaldo hanya menjadi pemain cadangan dan tidak dimainkan dalam kemenangan Portugal 2-1 atas Norwegia. Jesus mengakui Ronaldo kecewa karena tidak bermain, tetapi menegaskan keputusan mengenai susunan pemain merupakan kewenangannya sebagai pelatih.

Baca Juga: John Herdman Singgung Tragedi Kanjuruhan Jelang Timnas Indonesia vs Bangladesh: Jika Kita Lupa, Kita Tak Akan Belajar

Menjelang pertandingan kontra Denmark, Jesus kembali mengambil keputusan yang membuat situasi semakin menjadi sorotan. Ia mengatakan Goncalo Ramos diproyeksikan menjadi starter, sedangkan Ronaldo kembali berada di bangku cadangan jika tidak ada perubahan dalam persiapan pertandingan.

Jesus sendiri membantah adanya perselisihan serius dengan Ronaldo. Ia mengatakan tidak ada insiden antara dirinya dan sang kapten serta menegaskan bahwa setiap pemain harus menerima keputusan pelatih mengenai pemilihan starter.

Meski demikian, beberapa jam setelah konferensi pers tersebut, Ronaldo justru meninggalkan kamp Portugal. FPF kemudian mengonfirmasi bahwa Ronaldo telah pergi dan memastikan persiapan tim untuk pertandingan melawan Denmark tetap berjalan bersama pemain yang tersisa.

Kepergian itu membuat masa depan Ronaldo bersama Timnas Portugal kembali menjadi perhatian. Ronaldo memang belum menyatakan pensiun dari sepak bola internasional, bahkan dalam pesannya ia tetap mendoakan Portugal dan rekan-rekannya agar meraih hasil terbaik.

Ronaldo juga masih tercatat sebagai pemain dengan jumlah penampilan dan gol terbanyak dalam sejarah Timnas Portugal. Ia telah mengoleksi 146 gol dari 234 penampilan bersama Selecao das Quinas.

Karena itu, keputusan meninggalkan kamp tidak bisa langsung dimaknai sebagai akhir karier internasional Ronaldo. Hingga kini, yang sudah dikonfirmasi hanyalah Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan dan tidak akan ambil bagian dalam persiapan Portugal untuk laga tersebut.

Pertandingan melawan Denmark pun akan menjadi ujian bagi Portugal tanpa kapten sekaligus mesin gol mereka. Di sisi lain, perhatian publik akan tertuju pada janji Ronaldo untuk mengungkap “kebenaran” mengenai alasan di balik kepergiannya.

Sampai Ronaldo memberikan penjelasan lebih lanjut, alasan lengkap keputusan tersebut masih menjadi tanda tanya. Yang jelas, hubungan Ronaldo dengan Jorge Jesus kini menjadi sorotan besar di tengah perjalanan Portugal di UEFA Nations League.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama