Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Nomor 10 Lionel Messi Mau Diabadikan Argentina, FIFA Justru Jadi Penghalang

Nomor 10 Lionel Messi Mau Diabadikan Argentina, FIFA Justru Jadi Penghalang Kredit Foto: FIFA
Warta Ekonomi, Jakarta -

Argentina ingin memberikan penghormatan khusus kepada Lionel Messi setelah sang megabintang mengakhiri kariernya bersama Timnas Argentina. Salah satu bentuk penghormatan yang disiapkan adalah memensiunkan nomor 10 yang selama bertahun-tahun identik dengan La Albiceleste.

Namun, rencana tersebut tidak bisa dilakukan secara permanen begitu saja. Argentina harus berhadapan dengan regulasi FIFA mengenai nomor punggung pemain dalam kompetisi internasional.

FIFA menetapkan nomor punggung yang digunakan pemain dalam turnamen internasional berada dalam rentang 1 hingga 26. Ketentuan itu membuat setiap nomor dalam rentang tersebut harus tetap tersedia ketika sebuah negara mendaftarkan skuad.

Dengan demikian, Argentina tidak bisa mengosongkan nomor 10 untuk selamanya dalam kompetisi yang berada di bawah regulasi FIFA. Nomor yang begitu lekat dengan Messi tetap harus tersedia apabila dibutuhkan dalam daftar pemain.

Persoalan tersebut membuat rencana Argentina untuk mengabadikan nomor 10 Messi menjadi tidak sederhana. Penghormatan secara simbolis mungkin bisa dilakukan, tetapi penggunaan nomor dalam kompetisi resmi tetap mengikuti aturan FIFA.

Nomor 10 sendiri memiliki sejarah panjang dalam perjalanan sepak bola Argentina. Namun, era Messi membuat angka tersebut semakin kuat melekat pada La Albiceleste setelah sang megabintang menjalani lebih dari dua dekade karier internasional.

Messi telah mencatatkan 125 gol dalam 207 penampilan bersama Argentina. Ia juga menjadi bagian penting dari keberhasilan negaranya meraih sejumlah gelar, termasuk Copa America dan Piala Dunia 2022.

Argentina bahkan akan menggelar pertandingan perpisahan untuk Messi ketika menghadapi Benin di Estadio Monumental, Buenos Aires, pada 6 Oktober. Laga tersebut menjadi salah satu kesempatan terakhir bagi Messi untuk mengenakan seragam Argentina.

Baca Juga: Lamine Yamal Berani Klaim Lebih Hebat dari Messi-Ronaldo di Usia 19

Sebelum pertandingan tersebut, Argentina juga dijadwalkan menghadapi Burkina Faso pada Sabtu (3/10). Setelah rangkaian pertandingan itu, perhatian akan semakin tertuju pada masa depan nomor 10 yang selama ini menjadi milik Messi.

Situasi Argentina tersebut bukan sesuatu yang sepenuhnya baru dalam sepak bola internasional. Liberia pernah mengalami persoalan serupa setelah memensiunkan nomor 14 untuk menghormati legenda mereka, George Weah.

Nomor tersebut kemudian kembali digunakan ketika Liberia tampil dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Regulasi FIFA membuat Liberia tetap harus menyediakan nomor punggung sesuai ketentuan yang berlaku dalam kompetisi internasional.

Kondisi itu menjadi gambaran persoalan yang kini bisa dihadapi Argentina. Keinginan untuk menghormati Messi harus berjalan beriringan dengan aturan FIFA yang mengatur nomor punggung pemain.

Sementara itu, pelatih Argentina Lionel Scaloni belum menentukan siapa yang akan mengenakan nomor 10 setelah pertandingan perpisahan Messi. Ia hanya memastikan nomor tersebut tidak akan langsung diberikan kepada pemain lain sebelum laga penghormatan untuk Messi.

"Kami tidak berkewajiban untuk menugaskannya untuk pertandingan-pertandingan ini, jadi kami tidak akan memberikannya kepada siapa pun sampai pertandingan perpisahan Leo," kata Scaloni, dikutip dari ESPN.

Scaloni menilai nomor tersebut terlalu istimewa untuk langsung diberikan tanpa pertimbangan. Karena itu, Argentina masih memiliki waktu untuk menentukan bagaimana warisan nomor 10 Messi akan diteruskan setelah era sang megabintang berakhir.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama

Tag Terkait: