Listyo dan Bahlil Dikasih Posisi Empuk, Pengamat sebut Reshuffle Justru Memperkuat Geng Solo di Kabinet Prabowo
Kredit Foto: Ist
Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga mengatakan tidak ada yang istimewa dari reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada sore kemarin.
"Reshuffle kali ini terkesan lebih banyak pertukaran posisi. Sugiono misalnya, dari Menlu menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK)," kata Jamiluddin kepada Warta Ekonomi.
"Menariknya, Sugiono menjadi Menko tanpa didukung prestasi yang menonjol. Selama menjadi Menlu tidak ada prestasi yang membanggakan dari Sugiono," imbuhnya
Sementara itu, lanjut Jamiluddin, Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya Kapolri digeser menjadi Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP). Penempatan Liatyo Sigit di KSP menjadi tanda tanya bila dikaitkan dengan kapasitasnya di bidang tersebut.
"Karena itu, menempatkan Listyo Sigit di KSP terkesan lebih politis daripada pertimbangan profesionalisme," tandasnya.
Sementara itu, pemandangan menarik lagi terkait posisi Bahlil Lahadalia. Bahlil yang sebelumnya hanya Menteri ESDM, sekarang juga merangkap menjadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi.
"Padahal Bahlil selama selama menjabat Menteri ESDM lebih banyak kontroversial, bukan kinerjanya yang baik. Karena itu, sulit dipahami Bahlil bisa dilantik menjadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi," jelasnya.
"Reshuffle kali ini juga tetap bernuansa Geng Solo. Dengan peran Bahlil di bidang Energi dan Listyo Sigit nantinya di KSP, mengesankan Jokowi masih punya pengaruh dalam penetapan kabinet Prabowo," tegasnya.
Padahal banyak pihak menginginkan Geng Solo semakin berkurang dan lemah di kabinet Prabowo. Karena itu, awalnya banyak pihak senang digantinya Listyo Sigit dari Kapolri
"Namun dengan masuknya Listyo Sigit di KSP dan Bahlil menjadi Menko, maka banyak pihak yang kecewa. Geng Solo bukan menjadi lemah tapi justru semakin kuat di kabinet Prabowo," paparnya.
"Jadi, reshuffle kabinet kali ini tampaknya kemenangan Geng Solo. Hal ini kiranya mengecewakan pihak-pihak yang menginginkan Prabowo lepas dari bayang-bayang Jokowi," tutupnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat