Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Timnas Indonesia Lolos Dramatis, Erick Thohir Singgung 'Apa yang Terjadi di Sini dan di Tempat Lain'

Timnas Indonesia Lolos Dramatis, Erick Thohir Singgung 'Apa yang Terjadi di Sini dan di Tempat Lain' Kredit Foto: Youtube Sekretariat Presiden
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memilih tidak banyak berbicara setelah Timnas Indonesia memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, satu kalimat yang disampaikannya justru mengarah pada drama yang terjadi dalam dua pertandingan secara bersamaan.

"Allah subhanallahu wata'ala bersama Indonesia. Tuhan bersama kita semua," kata Erick Thohir setelah menyaksikan Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Erick kemudian menyinggung suasana yang dirasakan masyarakat Indonesia setelah pertandingan tersebut. Ia meminta media memahami apa yang terjadi dalam laga Indonesia melawan Bangladesh maupun pertandingan lain yang berlangsung pada waktu bersamaan.

"Bagaimana perasaan bangsa Indonesia saat ini. Dan kalian mengertilah apa yang terjadi di pertandingan di sini dan di tempat lain," ujar Erick.

Pertandingan yang dimaksud tidak hanya berlangsung di SUGBK. Pada waktu yang sama, Malaysia menghadapi Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, dalam pertandingan terakhir Grup A.

Hasil pertandingan Malaysia tersebut menjadi bagian penting dari drama perebutan posisi teratas Grup A. Malaysia mengakhiri laga dengan kemenangan 6-0 atas Singapura, sementara Indonesia harus terus menambah gol ketika menghadapi Bangladesh.

Kedua pertandingan berjalan dalam waktu yang hampir bersamaan sehingga setiap gol memiliki arti bagi persaingan klasemen. Indonesia dan Malaysia sama-sama mengincar posisi teratas yang menjadi tiket langsung menuju final FIFA ASEAN Cup 2026.

Indonesia sempat unggul 7-1 atas Bangladesh ketika pertandingan memasuki menit ke-90. Namun, Bangladesh kemudian mencetak gol balasan sehingga skor berubah menjadi 7-2 dan situasi belum sepenuhnya aman bagi Skuad Garuda.

Pada saat yang sama, Malaysia sudah menutup pertandingan dengan kemenangan 6-0. Hasil tersebut membuat persaingan kedua tim semakin ketat karena Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi tujuh poin dengan selisih gol +9.

Indonesia kemudian mendapatkan tambahan gol pada masa injury time. Kevin Diks mencetak gol pada menit 90+6 sebelum Mitchell Baker kembali mencatatkan namanya di papan skor beberapa saat kemudian.

Dua gol tersebut membuat Indonesia menutup pertandingan dengan skor 9-2. Tambahan gol itu juga membuat jumlah gol Indonesia sepanjang fase grup menjadi 11, lebih banyak dibandingkan Malaysia yang mengoleksi sembilan gol.

Baca Juga: 'Omong Kosong!' Striker Malaysia Kecam Timnas Indonesia yang Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Produktivitas tersebut akhirnya menjadi pembeda dalam klasemen akhir Grup A. Indonesia dan Malaysia sama-sama mengakhiri fase grup dengan tujuh poin dan selisih gol +9, tetapi Skuad Garuda berada di posisi pertama karena mencetak lebih banyak gol.

Situasi itulah yang membuat pertandingan terakhir Grup A terasa seperti berlangsung di dua tempat sekaligus. Di Jakarta, Indonesia harus terus mencetak gol, sementara di Bandung hasil Malaysia kontra Singapura ikut menentukan posisi akhir kedua tim.

Erick sendiri tidak menjelaskan lebih jauh maksud ucapannya setelah pertandingan. Namun, pernyataannya tentang apa yang terjadi "di sini dan di tempat lain" disampaikan setelah Indonesia melewati persaingan ketat hingga menit-menit akhir untuk memastikan posisi puncak.

Dengan hasil tersebut, Timnas Indonesia mengakhiri fase grup sebagai pemuncak klasemen dan berhak melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad asuhan John Herdman kini tinggal menunggu pertandingan puncak setelah melewati drama dua pertandingan yang berlangsung bersamaan.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama