Rocky Gerung hingga Anwar Usman Masuk Wantimpres Prabowo, Ini Daftar Lengkapnya
Kredit Foto: BPMI
Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk jajaran baru Dewan Pertimbangan Presiden atau Wantimpres. Sebanyak 26 tokoh dilantik di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026), dengan sejumlah nama yang memiliki latar belakang politik, pemerintahan, akademisi, pengusaha hingga tokoh masyarakat.
Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia. Dalam susunan tersebut, Pratikno dipercaya sebagai Ketua Wantimpres dan Hatta Rajasa menjadi Wakil Ketua.
Nama Rocky Gerung menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian dalam daftar tersebut. Pengamat politik dan akademisi itu kini resmi menjadi anggota Wantimpres setelah sebelumnya dikenal aktif menyampaikan pandangan dan kritik mengenai berbagai persoalan politik serta kebijakan pemerintah.
Selain Rocky, terdapat pula nama mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman. Ia bergabung bersama sejumlah tokoh lain yang sebelumnya memiliki pengalaman panjang di lembaga negara maupun pemerintahan.
Tokoh senior lainnya yang masuk adalah mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Budi Gunawan. Ada pula mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan serta mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno yang kini memimpin Wantimpres.
Dari kalangan politik, terdapat nama Hatta Rajasa yang dipercaya sebagai Wakil Ketua. Hatta sebelumnya pernah menjabat sebagai menteri dan pernah menjadi pasangan Prabowo dalam Pilpres 2014.
Komposisi Wantimpres juga diisi tokoh agama. Di antaranya Sinta Nuriyah Wahid, Muhammad Quraish Shihab, Said Aqil Siradj, Anwar Iskandar dan Yahya Cholil Staquf.
Dari dunia usaha, Prabowo memasukkan sejumlah nama seperti Chairul Tanjung, Dato' Sri Tahir dan Jusuf Hamka. Jusuf Hamka sebelumnya mengungkap dirinya diminta langsung oleh Presiden untuk membantu sebagai anggota Wantimpres.
Jusuf Hamka bahkan mengatakan dirinya tidak membutuhkan alasan khusus untuk menerima permintaan tersebut. Ia menyatakan penugasan dari negara harus diterima sebagai bentuk pengabdian.
Selain itu, terdapat nama Yusuf Wanandi, Soekarwo, Bambang Soesatyo, Salim Segaf Aljufri, serta sejumlah tokoh lainnya dalam susunan Wantimpres baru. Komposisi tersebut menunjukkan lembaga ini diisi figur dengan latar belakang yang beragam.
Muhammad Qodari juga masuk dalam jajaran tersebut. Mantan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah itu kini dipercaya sebagai Sekretaris Wantimpres, setelah sebelumnya berada di posisi Kepala Bakom.
Baca Juga: Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres Prabowo, Dari Pengkritik Kini Masuk Lingkar Istana
Sementara itu, posisi Kepala Bakom kini ditempati Syahganda Nainggolan. Prabowo melantik Syahganda sebagai Kepala Bakom bersama Fadli Tri Hartono yang menjadi Wakil Kepala Bakom pada hari yang sama.
Secara kelembagaan, Wantimpres bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. Masukan tersebut dapat disampaikan ketika diminta maupun atas inisiatif anggota sesuai dengan kebutuhan Presiden.
Dengan demikian, 26 tokoh yang dilantik tersebut bukan sekadar berada dalam daftar pejabat baru. Mereka ditempatkan dalam lembaga yang secara langsung berada di lingkungan Presiden untuk memberikan pertimbangan mengenai berbagai persoalan pemerintahan dan isu strategis.
Pelantikan Wantimpres juga berlangsung sehari setelah Prabowo melakukan reshuffle kabinet. Pada Kamis (1/10/2026), Sugiono dilantik menggantikan Pratikno sebagai Menko PMK, sementara sejumlah posisi strategis lain juga mengalami pergantian.
Kini, Pratikno kembali berada di lingkungan Istana dengan posisi berbeda. Bersama 25 tokoh lainnya, ia akan menjalankan tugas sebagai bagian dari Wantimpres di bawah pemerintahan Prabowo.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: