Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

AIA Ungkap Nasabah Kaya Mulai Fokus Proteksi dan Perencanaan Warisan

AIA Ungkap Nasabah Kaya Mulai Fokus Proteksi dan Perencanaan Warisan Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT AIA Financial melihat kebutuhan nasabah kaya mulai bergeser dari sekadar membangun aset ke perlindungan kekayaan dan perencanaan warisan. Perubahan tersebut mendorong perusahaan memperkuat produk proteksi yang dapat digunakan dalam strategi keuangan keluarga dan keberlanjutan aset antargenerasi.

Presiden Direktur AIA Harsya Prasetyo mengatakan kekayaan yang telah terbentuk membuat kebutuhan nasabah berkembang, termasuk dalam menjaga aset dan menyiapkan manfaat bagi generasi berikutnya.

“Ketika kekayaan berkembang, kebutuhan nasabah pun bergerak dari sekadar membangun aset menuju bagaimana aset tersebut dapat dilindungi dan memberikan manfaat bagi generasi berikutnya. Karena itu, perencanaan warisan perlu menjadi bagian dari strategi keuangan jangka panjang,” ujar Harsya dalam konferensi pers peluncuran Wealth Prestige Protection atau Prestige Pro di Kempinski Hotel, Jumat (2/10/2026).

Merespons kebutuhan tersebut, AIA meluncurkan Prestige Pro, produk asuransi jiwa tradisional yang ditujukan untuk mendukung perencanaan kekayaan dan perlindungan finansial keluarga. Produk ini menggunakan denominasi dolar AS dengan Uang Pertanggungan mulai dari US$150.000 dan perlindungan jiwa hingga usia 99 tahun.

Nasabah dapat memilih masa pembayaran premi selama lima atau 10 tahun. Prestige Pro juga menawarkan dua skema, yakni Plan Prime dan Plan Flex.

Pada Plan Prime, Uang Pertanggungan dipertahankan sebesar 100% selama masa perlindungan. Sementara itu, Plan Flex memberikan Manfaat Hidup sebesar 25% hingga 50% dari total Premi Dasar yang telah dibayarkan.

Pada Plan Flex, Manfaat Hidup dibayarkan pada awal Tahun Polis ke-16 atau ketika tertanggung mencapai usia 60 tahun, mana yang terjadi paling akhir. Setelah manfaat tersebut dibayarkan, Uang Pertanggungan berkurang sebesar manfaat hidup yang telah diberikan.

Harsya mengatakan Prestige Pro dipasarkan bersama BCA dan didukung ekosistem AIA Altitude sebagai bagian dari layanan pengelolaan kekayaan nasabah.

“Melalui Prestige Pro, AIA bersama BCA menghadirkan solusi proteksi yang melengkapi perencanaan kekayaan nasabah. Solusi ini juga didukung ekosistem AIA Altitude yang memperkuat peran AIA sebagai mitra yang mendampingi nasabah dan keluarganya dalam mempersiapkan masa depan di setiap tahap kehidupan,” katanya.

Direktur BCA Haryanto Budiman mengatakan peningkatan dana kelolaan wealth management BCA menunjukkan semakin besarnya nilai kekayaan yang dipercayakan nasabah untuk dikelola.

Menurut dia, kondisi tersebut juga meningkatkan kebutuhan nasabah untuk menjaga dan melindungi aset dalam jangka panjang.

“Dana kelolaan wealth management BCA terus mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menunjukkan semakin besarnya nilai kekayaan yang dipercayakan nasabah untuk dikelola oleh kami, sekaligus semakin pentingnya kebutuhan menjaga dan melindungi aset tersebut,” kata Haryanto.

Baca Juga: Kantongi Restu OJK, AIA Resmi Spin off Unit Usaha Syariah

Baca Juga: Orang Kaya Tak Lagi Sekedar Kumpulkan Aset, Kini Mulai Pikirkan Likuiditas Warisan

Prestige Pro, lanjut Haryanto, menambah pilihan proteksi jiwa yang dapat digunakan sebagai bagian dari perencanaan kekayaan dan warisan keluarga. Produk tersebut dipasarkan melalui berbagai kanal, termasuk layanan perbankan BCA.

Dalam kedua skema Prestige Pro, penerima manfaat ditentukan sejak awal sesuai dengan tujuan perencanaan keluarga.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri

Tag Terkait: