Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang 28 September hingga 2 Oktober 2026 diwarnai lonjakan tajam sejumlah emiten. Saham PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) menjadi jawara top gainers setelah harganya melesat 142,42% dalam sepekan.
Berdasarkan data BEI, harga saham BSWD melonjak dari Rp1.485 menjadi Rp3.600 per saham. Di posisi kedua ada PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) yang naik 80% ke level Rp3.600 per saham.
Sementara itu, PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) menempati posisi ketiga dengan kenaikan 78,03% menjadi Rp470 per saham.
Berikut 10 saham dengan kenaikan harga tertinggi atau top gainers sepanjang perdagangan 28 September-2 Oktober 2026:
- PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD): naik 142,42%, dari Rp1.485 menjadi Rp3.600 per saham.
- PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ): naik 80%, dari Rp2.000 menjadi Rp3.600 per saham.
- PT Semacom Integrated Tbk (SEMA): naik 78,03%, dari Rp264 menjadi Rp470 per saham.
- PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI): naik 64,36%, dari Rp202 menjadi Rp332 per saham.
- PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA): naik 57,32%, dari Rp2.390 menjadi Rp3.760 per saham.
- PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI): naik 50,77%, dari Rp650 menjadi Rp980 per saham.
- PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS): naik 50,42%, dari Rp472 menjadi Rp710 per saham.
- PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK): naik 40,28%, dari Rp2.110 menjadi Rp2.960 per saham.
- PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR): naik 37,10%, dari Rp6.200 menjadi Rp8.500 per saham.
- PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR): naik 33%, dari Rp200 menjadi Rp266 per saham.
Sekretaris Perusahaan BEI, Elsierra Putri Yosita menyampaikan aktivitas perdagangan saham di bursa bergerak variatif sepanjang pekan ini. Rata-rata volume transaksi harian melonjak signifikan sebesar 72,51% menjadi 50,37 miliar saham, dibandingkan 29,20 miliar saham pada pekan sebelumnya.
Baca Juga: BEI Ubah Batas Harga Saham Jadi Rp1, Short Selling Mulai Berlaku
Baca Juga: BEI Catat 7 Perusahaan Masih Antre IPO, 4 Berasal dari Sektor Kesehatan
Secara nilai, rata-rata transaksi harian juga terkerek 5,40% menjadi Rp12,63 triliun dari Rp11,98 triliun. Namun, frekuensi transaksi harian mencatatkan penurunan 7,54% menjadi 1,68 juta kali.
"Dari sisi kapitalisasi pasar, BEI mencatat penurunan 2,55% menjadi Rp10.627 triliun dari posisi pekan sebelumnya sebesar Rp10.905 triliun," terang Elsierra dalam keterangan resminya, Sabtu (3/10/2026).
Di tengah lonjakan saham-saham top gainers, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru ditutup melemah 3,28% ke level 6.036,888 dari posisi pekan sebelumnya di 6.241,892.
Tekanan pada indeks turut dipicu oleh aksi jual bersih (net sell) investor asing yang mencatatkan Rp1,27 triliun di akhir pekan, sehingga akumulasi jual bersih asing sepanjang tahun 2026 mencapai Rp82,55 triliun.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Merlina Aryanti
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: