Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

OJK Catat Pembiayaan LKM Kontraksi, Pergadaian Malah Tumbuh 44,60%

OJK Catat Pembiayaan LKM Kontraksi, Pergadaian Malah Tumbuh 44,60% Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran pembiayaan industri Lembaga Keuangan Mikro (LKM) mengalami kontraksi 0,33 persen secara tahunan pada Agustus 2026 menjadi Rp1,05 triliun. Di sisi lain, industri pergadaian justru mencatat pertumbuhan pembiayaan hingga 44,60 persen menjadi Rp156,61 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengatakan kontraksi pembiayaan terjadi di tengah pertumbuhan simpanan LKM.

"Simpanan tumbuh 7,70% year-on-year jadi sebesar 0,63 triliun rupiah," kata Agusman dalam konferensi pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB September, Senin (5/10/2026).

OJK mencatat aset industri LKM mencapai Rp1,65 triliun pada Agustus 2026. Namun, sumber data yang disampaikan OJK juga menyebut aset pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,59 triliun.

Sementara itu, industri pergadaian menunjukkan pertumbuhan pembiayaan yang jauh lebih tinggi. Penyaluran pembiayaan pergadaian mencapai Rp156,61 triliun pada Agustus 2026, tumbuh 44,60 persen secara tahunan.

Baca Juga: Piutang Pembiayaan Makin Gemuk Tembus Rp514 Triliun, Ini Pendorongnya

Baca Juga: OJK Catat 29 Penawaran Umum Antre Rp26,47 Triliun per September 2026

Produk gadai masih menjadi penyumbang terbesar pembiayaan pergadaian. Nilainya mencapai Rp132,84 triliun atau 84,82 persen dari total pembiayaan.

"Pada industri pergadaian, pembiayaan terbesar disalurkan dalam bentuk produk gadai yaitu sebesar Rp132,84 triliun atau 84,82% dari total pembiayaan," kata Agusman.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri