Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

John Herdman Tak Mau Timnas Indonesia Berhenti Setelah Juara, Piala Asia Sudah Menanti

John Herdman Tak Mau Timnas Indonesia Berhenti Setelah Juara, Piala Asia Sudah Menanti Kredit Foto: Instagram/ @timnasindonesia
Warta Ekonomi, Jakarta -

Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 baru saja berada di tangan Timnas Indonesia, tetapi John Herdman sudah mengingatkan bahwa perjalanan Skuad Garuda belum selesai. Pelatih asal Inggris itu melihat gelar juara tersebut sebagai pijakan untuk menghadapi tantangan yang lebih besar.

Indonesia memastikan gelar setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2 pada final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026). Kedua tim bermain 2-2 hingga babak tambahan waktu sebelum Indonesia memastikan kemenangan lewat adu penalti.

Alih-alih larut dalam perayaan, Herdman langsung mengarahkan pandangannya ke agenda berikutnya. Ia menyebut FIFA ASEAN Cup memang menjadi bagian dari proses untuk membentuk tim yang lebih siap menghadapi Piala Asia AFC.

“Untuk rencana menuju Piala Asia AFC, ini memang sudah menjadi bagian dari rencana. Tujuannya adalah mendapatkan lebih banyak pengalaman turnamen bersama kelompok ini dan lebih banyak waktu bersama pemain inti,” kata Herdman.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa gelar di level Asia Tenggara belum dianggap sebagai titik akhir pembangunan tim. Herdman masih melihat kebutuhan untuk memperkuat kebersamaan skuad, terutama karena waktu bekerja dengan komposisi pemain inti sejauh ini sangat terbatas.

Pelatih Timnas Indonesia itu juga mengakui persiapan tim selama FIFA ASEAN Cup berlangsung tidak panjang. Padatnya jadwal pertandingan membuat kesempatan untuk menggelar latihan bersama dalam jumlah besar menjadi terbatas.

“Kami mungkin baru menjalani sekitar lima sesi latihan dalam periode ini. Pertandingannya sangat banyak, jadi tentu masih ada pekerjaan yang harus dilakukan,” ujar Herdman.

Kebutuhan untuk terus berkembang juga terlihat dari evaluasi Herdman terhadap final melawan Thailand. Menurutnya, Indonesia sempat menunjukkan permainan yang sangat dominan pada 25 menit awal dan bahkan memiliki peluang untuk mencetak lebih dari satu gol.

Namun, peluang-peluang tersebut tidak berhasil dimaksimalkan. Setelah periode awal yang dominan, Indonesia kehilangan sebagian kendali permainan dan Thailand kemudian mampu mendapatkan momentum hingga pertandingan harus dituntaskan lewat adu penalti.

“Kalian bisa melihatnya. Sebagai sebuah tim, kami mampu melewati 25 menit pertama pertandingan dengan sangat baik. Kami terlihat dominan dan seperti bisa mencetak tiga atau empat gol, tetapi kami tidak memanfaatkan peluang tersebut,” kata Herdman.

Evaluasi itu menjadi bagian dari pekerjaan yang masih harus diselesaikan setelah Indonesia mengangkat trofi. Herdman ingin pengalaman dari turnamen tersebut menjadi modal untuk membuat permainan Garuda lebih matang ketika menghadapi lawan-lawan dengan level persaingan yang lebih tinggi.

Langkah berikutnya sudah disiapkan pada November. Herdman memastikan Timnas Indonesia memiliki rencana menjalani dua pertandingan yang akan dimanfaatkan untuk menambah pengalaman bersama sebelum memasuki persiapan menuju Piala Asia.

Baca Juga: Indonesia Juara, Prabowo Soroti Perjuangan Timnas yang Tak Menyerah Meski Sempat Tertinggal

“Kami akan memanfaatkan pertandingan pada November. Kami sudah merencanakan dua pertandingan. Kami akan mengumumkannya pada waktu yang tepat, tetapi dua pertandingan besar,” tutur Herdman.

Selain menambah pengalaman bertanding, Herdman juga masih membuka ruang untuk perubahan komposisi skuad. Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes dijadwalkan kembali, sementara sejumlah pemain lain berpeluang masuk setelah pulih dari cedera.

Herdman bahkan membuka kemungkinan munculnya pemain baru dalam enam bulan ke depan. Menurutnya, masih ada pemain yang belum pernah bekerja sama dengannya serta pemain yang akan kembali setelah menjalani pemulihan.

“Masa depan negara ini sangat menarik,” kata Herdman.

Keberhasilan menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 justru membuka babak baru bagi Timnas Indonesia. Herdman kini memiliki pekerjaan untuk mengubah keberhasilan tersebut menjadi fondasi menuju Piala Asia, bukan membiarkannya berhenti sebagai satu-satunya pencapaian.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama