Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Memanas! Trump Respon Santai Ancaman Iran, Sebut Tak Peduli Kalau Los Angeles Dilenyapkan!

Memanas! Trump Respon Santai Ancaman Iran, Sebut Tak Peduli Kalau Los Angeles Dilenyapkan! Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut konsekuensi perang dengan Iran sebagai sesuatu yang harus diterima demi menjaga keamanan nasional dan dunia. Ia bahkan menyinggung kemungkinan sejumlah kota di AS menjadi sasaran serangan Iran jika konflik terus berlanjut.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat menghadiri rapat kampanye di Grand Island, Nebraska, Senin (5/10). Dalam kesempatan itu, Trump membahas kenaikan harga yang dirasakan masyarakat Amerika Serikat sebagai dampak dari perang.

"Dan sekali lagi, ingatlah, perang itu hanyalah rekayasa," kata Trump, seperti dikutip Anadolu.

Trump kemudian mengatakan kenaikan harga yang terjadi merupakan konsekuensi dari upaya mempertahankan keamanan AS dan dunia. "Harganya memang agak tinggi. Tapi itu harga kecil yang harus dibayar untuk menjaga keamanan dunia, menjaga keamanan negara kita," ujarnya.

Ia juga memperkirakan Iran memiliki kemampuan untuk menyerang kota-kota di Amerika Serikat. Trump bahkan menyebut Los Angeles dan San Diego dalam pernyataannya.

"Mereka bisa menghancurkan sebuah kota. Biarkan mereka menghancurkan Los Angeles. Biarkan mereka menghancurkan San Diego. Ini adalah harga yang sangat kecil untuk dibayar," kata Trump.

Meski demikian, Trump menyatakan perang tersebut pada dasarnya hampir berakhir. Namun, ia juga mengakui konflik masih berpotensi berlangsung lebih lama dan memperkirakan perang pada akhirnya akan berakhir "dengan satu atau lain cara".

Trump turut menyinggung kemampuan Iran menghadapi tekanan ekonomi. Menurut dia, para pemimpin Iran menggambarkan negaranya memiliki "ambang batas besar untuk menahan penderitaan".

"Mereka membutuhkannya, percayalah," kata Trump. Ia juga menjanjikan harga-harga di Amerika Serikat akan kembali turun setelah perang berakhir, bahkan disebut akan turun "sangat tajam".

Baca Juga: Israel Makin Nekat! Siap Hantam Iran Lagi Meski Ditinggal AS Tanpa Bantuan!

Pernyataan tersebut kemudian mendapat kritik dari Gubernur California Gavin Newsom. Melalui X, Newsom mengaitkan pernyataan Trump dengan kebijakan sebelumnya yang mengirim Garda Nasional dan Marinir ke California.

"Setelah mengirim Garda Nasional dan Marinir untuk menduduki California, Donald Trump sekarang mengatakan musuh asing kita harus 'menghancurkan' Los Angeles dan San Diego. Dia gila dan berbahaya," kata Newsom melalui X.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy