Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Kembali Ngebut, Area 6.230-6.280 Jadi Sasaran

IHSG Kembali Ngebut, Area 6.230-6.280 Jadi Sasaran Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (7/10/2026). Berdasarkan riset hariannya, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG dapat menguji area 6.230-6.280 seiring masih kuatnya sentimen positif dari pasar global.

Pada perdagangan Selasa (6/10/2026), IHSG ditutup menguat 1,21% ke level 6.192,93. Seluruh sektor tercatat bergerak positif, dengan penguatan terbesar berasal dari sektor transportasi dan teknologi.

Dari pasar global, bursa Wall Street juga ditutup menguat pada Selasa. Indeks S&P 500 bahkan mencatat rekor penutupan di atas level 7.800 untuk pertama kalinya.

Penguatan bursa global tersebut didukung oleh berlanjutnya reli sejak pekan sebelumnya, antusiasme investor terhadap sektor kecerdasan buatan atau AI, serta harga minyak yang relatif stabil.

Harga minyak Brent berada di sekitar US$100 per barel pada 6 Oktober. Stabilnya harga minyak dinilai membantu meredakan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi.

Baca Juga: IHSG Lanjutkan Penguatan, Level 6.321 Jadi Penentu

Baca Juga: BEI Hentikan Gerak 4 Saham, Salah Satunya Dibayangi Krisis Usaha

Baca Juga: BUVA Right Issue Rp1,53 Triliun, Happy Hapsoro Siap Menyerap

Di pasar obligasi, imbal hasil atau yield US Treasury tenor 10 tahun turun 2 basis poin ke level 5,286%.

Sementara itu, harga emas spot ditutup menguat 0,7% ke level US$4.168 per troy ounce.

Kombinasi pergerakan aset tersebut menjadi salah satu faktor yang masih mendukung sentimen investor terhadap pasar saham.

Data Cadangan Devisa Jadi Perhatian

Dari dalam negeri, investor akan mencermati data cadangan devisa Indonesia untuk September 2026 yang dirilis pada Rabu (7/10/2026).

Data tersebut menjadi salah satu indikator yang akan diperhatikan pasar untuk melihat kondisi eksternal dan stabilitas ekonomi Indonesia.

Di sisi lain, Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap berada di level 5,2% pada 2026 dan 2027.

Ekspektasi pertumbuhan yang stabil tersebut menjadi salah satu faktor yang dapat menjaga optimisme terhadap prospek ekonomi domestik.

Secara teknikal, Phintraco Sekuritas melihat peluang penguatan IHSG masih terbuka. Pada perdagangan Selasa, IHSG ditutup di atas MA10, sementara histogram negatif MACD mulai menyempit dan Stochastic RSI menguat di area pivot.

Dengan kondisi tersebut, IHSG berpotensi melanjutkan rebound dengan menguji area 6.230-6.280 pada perdagangan Rabu.

Untuk perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas memasukkan ANTM, HRTA, NCKL, INDY, ELSA, dan AADI sebagai saham pilihan.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan