Ade Armando Sebut Syahganda Masih Dendam ke Gibran Meski Sudah Jadi Kepala Bakom
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Politisi Ade Armando menilai Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI, Syahganda Nainggolan, masih menyimpan dendam terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Ade menyoroti pernyataan Syahganda sebelum dilantik sebagai Kepala Bakom RI pada Jumat (2/10/2026). Saat itu, Syahganda diketahui pernah mendesak agar Gibran dicopot dari jabatannya karena dinilai kurang memiliki wibawa dan terus dibayangi polemik terkait syarat pencalonan serta ijazah.
"Bahkan menjelang dia diangkat presiden, Shaganda sebenarnya masih dendam kepada sang wakil presiden," ujar Ade dala kanal YouTube COKRO TV, dikutip Rabu (7/10).
Ade kemudian mengungkit rekam jejak Syahganda yang pernah dikenal sebagai aktivis yang kerap mengkritik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Ia juga tercatat sebagai salah satu tokoh di Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).
"Baru di era Jokowi, dia kembali menjadi aktivis anti presiden. Syahganda menjadi petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia atau KAMI yang dideklarasikan pada Agustus 2020," ujar Ade.
Baca Juga: Putusan MK Tak Jadi Akhir, Henri Subiakto: Bola Sekarang Ada di Prabowo
Ade juga menyinggung proses hukum yang pernah menjerat Syahganda. Menurutnya, Syahganda sempat ditangkap bersama Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat dan kemudian dijatuhi hukuman 10 bulan penjara.
"Dia bebas dari Rutan Barskrim pada Agustus 2021. Soal masa itu dia sendiri memakai kalimat dipenjarakan oleh rezim Jokowi," tandasnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: