Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

PSI: Gibran Akan Makin Pede Menantang Desakan Dirinya Mundur

PSI: Gibran Akan Makin Pede Menantang Desakan Dirinya Mundur Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedy Nur Palakka buka suara terkait dengan nasib Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia kemungkinan tetap menjalankan jabatannya hingga akhir meski desakan agar dirinya mundur terus menjadi perbincangan publik.

Dedy memperkirakan politikus muda itu akan semakin percaya diri menghadapi situasi politik tersebut setelah kabar pengunduran dirinya yang beredar dipastikan sebagai informasi hoaks oleh Projo.

Baca Juga: Level Kepintaran Gibran Diungkap Guru SMP: Wajar Banget Kalau Sekolah di Singapura

“Berita Gibran Rakabuming Raka mau mundur itu ternyata hoax. Gibran Rakabuming Raka sepertinya akan tetap menjadi wapres sampai 2029,” kata Dedy, Jumat (9/10/2026).

Ia kemudian menyinggung kemungkinan sikap wapres setelah kabar tersebut terbantahkan. Menurut Dedy, situasi itu justru bisa membuat politikus itu semakin percaya diri menghadapi berbagai tekanan dan tuntutan yang diarahkan kepadanya.

“Setelahnya mungkin bisa lanjut atau tampil percaya diri menantang zaman,” terangnya.

Sebelumnya Gibran menjadi perhatian menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) di 6 Oktober 2026. Putusan itu sendiri terkait gugatan yang mempersoalkan persyaratan pendidikannya.

Di tengah perkembangan tersebut, beredar pesan berantai yang mengklaim politikus itu akan mengundurkan diri dari jabatan wakil presiden setelah pada 9 Oktober 2026.

Namun, kabar itu tidak disertai sumber resmi yang dapat diverifikasi. Projo kemudian mengeluarkan keterangan untuk mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai maupun menyebarkan pesan tersebut.

Projo secara khusus membantah agar masyarakat tidak mudah mempercayai klaim tersebut hanya berdasarkan pesan WhatsApp atau tangkapan layar yang tidak jelas asal-usulnya.

“Gibran dujkaun akan mengundurkan diri dari jabatan wakil presiden maupun isu parpoal terkait memperoleh tiga kursi menteri juga tidak boleh langsung dipercaya hanya berdasarkan tangkapan layar atau pesan WhatsApp yang sumbernya tidak jelas,” kata Projo.

Projo juga meminta masyarakat melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum meneruskan informasi tersebut kepada orang lain.

Baca Juga: Demokrat Soal Polemik Ijazah Gibran: Ini Bukan Soal Dia, Ini Soal Anak Cucu Kita

“Masyarakat diimbau tidak ikut menyebarkan pesan tersebut sebelum melakukan verifikasi melalui kanal resmi pemerintah, lembaga negara, maupun pernyataan resmi pihak-pihak yang namanya dicatut,” tuturnya.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar