Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Rocky Gerung soal Para Pengkritiknya: Seperti Mantan yang Tak Bisa Move On

Rocky Gerung soal Para Pengkritiknya: Seperti Mantan yang Tak Bisa Move On Kredit Foto: Wafiyyah Amalyris K
Warta Ekonomi, Jakarta -

Belakangan ini, Rocky Gerung menuai banyak kritik setelah memutuskan bergabung ke pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Sejumlah pihak bahkan mengaitkan keputusan Rocky masuk ke lingkaran kekuasaan dengan gaji anggota Wantimpres yang mencapai Rp76,5 juta per bulan serta berbagai fasilitas negara yang melekat pada jabatan tersebut.  

Baca Juga: Rocky Gerung Disentil Usai Minta Gibran Mundur: Jangan Lupa Kini di Pemerintahan

Namun, Rocky menegaskan keputusannya bergabung ke lingkaran pemerintahan bukan didorong oleh fasilitas maupun jabatan.

Pernyataan itu disampaikan Rocky saat menghadiri serah terima jabatan Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI pada Selasa (7/10/2026).

Menurut Rocky, reputasi yang selama ini ia bangun tidak mungkin ditukar dengan berbagai fasilitas yang melekat pada posisinya sebagai pejabat negara.

“Rocky Gerung reputasinya digagalkan oleh Prabowo. Saya tidak pernah tukar tambah reputasi saya dengan fasilitas,” ujarnya, dikutip Sabtu (10/10).

Ia mengaku menerima posisi di Wantimpres karena ingin memiliki jalur komunikasi yang lebih dekat dengan Presiden Prabowo Subianto. Dengan begitu, berbagai gagasan dan pandangannya dapat lebih cepat sampai kepada kepala negara.

Selama ini, kata Rocky, banyak pemikirannya disampaikan melalui forum-forum publik dan media, termasuk dalam program Indonesia Lawyers Club (ILC).

“Saya menginginkan pikiran saya tiba dua detik sebelum kejadian ke kuping presiden. Saya menginginkan jarak argumentasi saya tidak lagi melalui ILC,” ucapnya.

Rocky menilai perpindahannya ke Wantimpres bukan berarti mengubah prinsip yang selama ini ia pegang. Ia hanya berpindah posisi dari pengamat di luar pemerintahan menjadi bagian dari sistem pemerintahan itu sendiri.

Baca Juga: Pesan Yusril Jadi Peringatan, Rocky Gerung Diingatkan Jaga Etika sebagai Wantimpres

“Jadi karena itu kemarin saya bilang, saya hanya pindah dari luar ke dalam. Orang marah. Okelah. Orang marah itu artinya dia tidak ingin berpisah dengan saya,” jelasnya.

Meski demikian, keputusan tersebut memicu beragam kritik dari sejumlah pihak. Menanggapi hal itu, Rocky mengaku santai dan mengibaratkan para pengkritiknya seperti mantan yang belum bisa move on.

“Yah, kayak mantan yang gelisah. Dia caci maki, padahal hanya karena dia gelisah,” ucapnya.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya