Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Pemadaman listrik melanda sejumlah wilayah di Batam, Kepulauan Riau, sejak pagi hingga mengganggu aktivitas perkantoran.
Di tengah gangguan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengaku belum tahu namun akan segera mengecek kondisi kelistrikan melalui koordinasi dengan PT PLN (Persero).
“Nanti habis ini saya rapat sama PLN,” ujar Bahlil di sela-sela acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HPPI) yang digelar di Jakarta, Senin (12/10), dikutip dari Antara.
Baca Juga: Bahlil: Solar Kita Tidak Lagi Impor, Terkecuali Perusahaannya...
Bahlil juga memastikan akan memeriksa lebih lanjut gangguan yang terjadi di Batam. Namun, ia belum menyampaikan penjelasan mengenai penyebab pemadaman tersebut.
“Saya coba cek di PLN, ya. Nanti saya cek,” kata Bahlil.
Berdasarkan pantauan Antara, pemadaman listrik mulai terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Sejumlah kawasan terdampak, di antaranya Kecamatan Batam Kota, Bengkong, Sagulung, Sekupang, dan wilayah lainnya.
Gangguan itu juga masih dirasakan sejumlah kantor pemerintahan hingga siang hari. Sekitar pukul 12.00 WIB, gedung DPRD Batam dan Kantor Wali Kota Batam dilaporkan masih mengalami pemadaman sehingga menggunakan genset sebagai sumber energi alternatif.
Di tengah kondisi tersebut, PLN Batam menyampaikan perkembangan pemulihan jaringan. Sekitar pukul 13.00 WIB, pihak perusahaan menyatakan gangguan kelistrikan mulai dipulihkan secara bertahap dengan mendahulukan objek vital dan fasilitas pelayanan publik.
“Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memberikan perhatian khusus pada pasokan listrik untuk objek vital dan fasilitas pelayanan publik, seperti bandara, rumah sakit, pelabuhan, serta fasilitas strategis lainnya,” kata Manajer Komunikasi PLN Batam Yoga Perdana Sulastama di Batam.
Yoga menjelaskan, fokus utama PLN Batam adalah memulihkan sistem kelistrikan dan menormalkan jaringan secara menyeluruh. Sementara itu, penyebab gangguan masih belum diketahui.
“Untuk penyebab gangguan kami belum tahu, untuk saat ini kami prioritaskan recovery sistem dulu, dan penormalan listrik seluruh jaringan, nanti akan kami update terus,” ungkapnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: