Kredit Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak mendatar atau sideways pada perdagangan Rabu (14/10/2026), di kisaran 5.800-6.000.
Berdasarkan riset hariannya, Phintraco Sekuritas menilai pergerakan indeks masih akan terbatas selama belum mampu menembus level 6.000.
Dari pasar global, indeks saham Wall Street ditutup melemah terbatas pada Selasa (13/10/2026). Investor mencermati musim laporan keuangan kuartalan (earning season) bank-bank besar Amerika Serikat (AS), sementara saham produsen memori mengalami tekanan.
"Di tengah dinamika tersebut, rata-rata laba emiten dalam indeks S&P 500 diperkirakan tumbuh hampir 30% secara tahunan (year-on-year/YoY)," tulis riset Phintraco Sekuritas.
Pelaku pasar, bilang dia, juga menantikan sejumlah data ekonomi penting. Inflasi indeks harga konsumen (CPI) AS pada September 2026 diperkirakan meningkat menjadi 0,6% secara bulanan (month-on-month/MoM) dan 3,7% secara tahunan. Data tersebut dijadwalkan dirilis pada Rabu (14/10/2026).
Dari Asia, inflasi China pada September 2026 diperkirakan mencapai 1% YoY. Sementara itu, ekspor China diproyeksikan tumbuh 25,5% YoY dan impor meningkat 24,5%.
"Data ekonomi China tersebut juga menjadi perhatian investor pada perdagangan hari ini," jelas Phintraco Sekuritas.
Di pasar komoditas, harga minyak mentah Brent ditutup melemah terbatas pada Selasa (13/10/2026) di level US$105 per barel. Adapun harga emas spot turun 0,4% menjadi US$4.154 per troy ounce.
Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun (US Treasury 10-year yield) turun lebih dari 2 basis poin ke level 5,215%.
Baca Juga: Geger Isu Pemakzulan Wapres Gibran Bikin Investor Ngeri: IHSG Anjlok, Rupiah Kena Mental
Baca Juga: IHSG Kembali Anjlok ke Zona Merah, Turun 0,17% ke Level 5.925,97
Dengan mencermati berbagai sentimen tersebut, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang 5.800–6.000.
"Level 6.000 menjadi batas penting yang perlu ditembus indeks untuk membuka peluang pergerakan lebih lanjut," ungkap Phintraco Sekuritas.
Untuk perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan enam saham pilihan, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Astra International Tbk (ASII), PT Timah Tbk (TINS), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS).
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: