Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ada Rumor Haji Isam Bakal Ditunjuk Gantikan Bahlil

Ada Rumor Haji Isam Bakal Ditunjuk Gantikan Bahlil Kredit Foto: Ilustraasi AI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Nama pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam mendadak dikaitkan dengan kursi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Rumor mengenai kemungkinan dirinya menggantikan Bahlil Lahadalia sebagai pembantu Presiden Prabowo Subianto itu beredar di media sosial, di tengah sorotan terhadap kinerja Bahlil dan rangkap jabatan yang diembannya.

Kabar tersebut disampaikan pegiat media sosial sekaligus penulis dengan akun X @sibambaang. Ia menyebut Haji Isam berpotensi ditunjuk Prabowo untuk menggantikan Bahlil sebagai Menteri ESDM.

Baca Juga: Stok Pertalite Kini Tak Sampai 20 Hari, Ini Kata Bahlil

"RUMOR A3. Haji Isam akan ditunjuk Presiden Prabowo sebagai Menteri ESDM gantikan Bahlil Lahadalia," tulisnya di akun X, Jumat (16/10/2026).

Ia menduga, rencana pergantian itu berkaitan dengan rangkap jabatan Bahlil yang kini juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sejak 1 Oktober.

"Prabowo dikabarkan cari Menteri ESDM baru karena Bahlil rangkap jabatan jadi Menko Hilirisasi sejak 1 Oktober," ujarnya.

Menurutnya, kedua jabatan tersebut sama-sama menangani sektor strategis sehingga beban kerja Bahlil dinilai berlipat ganda. Pemisahan jabatan pun disebut menjadi salah satu alasan yang mendasari rumor tersebut.

"Rangkap Menko Hilirisasi + Menteri ESDM sejak 1 Okt menjadi beban dobel di sektor yang sama-sama strategis sehingga wajar jika akhirnya dipisah," imbuh dia.

Meski demikian, kabar mengenai Haji Isam sebagai calon pengganti Bahlil masih sebatas rumor yang beredar di media sosial. Belum ada konfirmasi resmi mengenai penunjukan tersebut.

Baca Juga: Pendidikan Wapres Terus Disorot, Politisi PSI: Gibran Pakai Jalan Tol

Sementara itu, Bahlil sebelumnya menegaskan masih menjalankan dua jabatan sekaligus sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menyatakan tetap melaksanakan tugas sebagai Menteri ESDM dan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi.

"Sampai dengan hari ini, saya menjalankan apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden sebaik sebagai Menteri ESDM maupun sebagai Menko Hilirisasi," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (14/10/2026).

Adapun rumor pergantian muncul setelah Bahlil menjadi sorotan dalam survei terbaru Arawicaksa Institute. Dalam survei tersebut, ia menempati posisi terbawah dalam daftar penilaian kinerja menteri dengan skor rata-rata hanya 1,2.

Peneliti senior Arawicaksa Institute, Rudi Hartono, menyoroti kenaikan harga BBM nonsubsidi yang dinilai ikut mempengaruhi penilaian masyarakat terhadap kinerja Kementerian ESDM.

“Naiknya harga BBM non-subsidi seperti Pertamax mendorong terjadi migrasi konsumen ke Pertalite dan menimbulkan antrean panjang di berbagai SPBU,” kata Rudi Hartono.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri