- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
ESDM Pastikan Pasokan Batu Bara Industri Semen Aman, Kebutuhan Capai 5 Juta Ton
Kredit Foto: Wafiyyah Amalyris K
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan persoalan pasokan batu bara untuk industri semen telah teratasi setelah sebelumnya sempat mengalami gangguan distribusi. Pemerintah memperkirakan kebutuhan batu bara sektor tersebut berada di kisaran 5 juta ton.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan pemerintah telah mengupayakan pemenuhan pasokan batu bara untuk industri semen yang sebelumnya menghadapi kendala pengiriman.
"Semen kita carikan, sudah, sudah solve," ujar Tri di KESDM, Jakarta, Minggu (18/10/2026).
Tri menyebut kebutuhan batu bara industri semen relatif lebih kecil dibandingkan kebutuhan pembangkit listrik PT PLN (Persero), yang mencapai sekitar 154 juta ton sepanjang 2026.
"Kalau semen enggak begitu banyak, sekitar 5 juta something gitu lah," katanya.
Gangguan Pasokan Batu Bara Industri Semen
Sebelumnya, pada Selasa (22/9/2026), Tri mengakui adanya laporan kekurangan pasokan batu bara dari sejumlah perusahaan semen. Salah satu penyebabnya adalah kondisi sungai yang surut sehingga menghambat pengangkutan batu bara menuju fasilitas industri.
Untuk mengatasi kendala tersebut, Kementerian ESDM berupaya mencari sumber pasokan alternatif dari lokasi lain agar kebutuhan batu bara industri semen tetap terpenuhi.
Adapun harga batu bara untuk kebutuhan industri semen melalui skema kewajiban pasokan dalam negeri atau domestic market obligation (DMO) ditetapkan sebesar US$90 per ton. Besaran tersebut lebih tinggi dibandingkan harga khusus batu bara sebesar US$70 per ton bagi pembangkit listrik untuk kepentingan umum.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: