Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

ISEF 2026 Raup Transaksi Rp13,8 Miliar, Pengunjung Tembus 93.000 Orang

ISEF 2026 Raup Transaksi Rp13,8 Miliar, Pengunjung Tembus 93.000 Orang Kredit Foto: (Istimewa)
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bank Indonesia (BI) mencatat Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-14 menarik sekitar 93.000 pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp13,8 miliar hingga 17 Oktober 2026. Capaian tersebut dihimpun selama lima hari penyelenggaraan festival ekonomi dan keuangan syariah tersebut.

Deputi Gubernur BI Solikin M. Juhro mengatakan jumlah pengunjung dan nilai transaksi tersebut merupakan data hingga Sabtu (17/10/2026), sehingga belum mencakup aktivitas pada hari terakhir penyelenggaraan.

“Alhamdulillah, hingga tadi malam, ISEF telah dikunjungi oleh sekitar 93.000 orang. Ini data sampai tadi malam, belum hari ini. Dengan nilai transaksi mencapai Rp13,8 miliar," ujarnya dalam Closing Ceremony ISEF 2026 di Jakarta, Minggu (18/10/2026).

ISEF menjadi ajang yang mempertemukan pelaku usaha, industri, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendorong pengembangan ekonomi serta keuangan syariah.

Pada dua hari pertama, rangkaian kegiatan berfokus pada pengembangan ekosistem makanan halal, modest fashionmelalui IN2MOTIONFEST, serta kewirausahaan syariah. Agenda juga mencakup forum bisnis pesantren dan Forum Sinergi KSEI Pusat dan Daerah.

Memasuki hari ketiga dan keempat, kegiatan berlanjut pada pengembangan industri halal, pariwisata ramah muslim, pemberdayaan komunitas perempuan, serta perluasan akses pembiayaan dan perdagangan.

Berbagai agenda tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan pelaku usaha dan pemangku kepentingan dalam ekosistem ekonomi syariah.

Baca Juga: Libatkan 1.000 Pelaku Industri Halal, ISEF 2026 Hadirkan Pengalaman Ekonomi Syariah hingga Family Run

Baca Juga: Peringkat Ekonomi Islam Indonesia Merosot ke Posisi Keempat, Bank Syariah Diminta Perkuat Industri Halal

Solikin mengatakan pengembangan ekonomi syariah tidak hanya berkaitan dengan peningkatan aktivitas ekonomi, tetapi juga perlu memperluas kesempatan masyarakat untuk berpartisipasi dan merasakan manfaatnya.

"Pertumbuhan bukan hanya tentang semakin besarnya aktivitas ekonomi, tetapi yang juga penting adalah semakin luasnya kesempatan masyarakat untuk berpartisipasi menikmati manfaatnya," ucapnya.

Capaian transaksi ISEF 2026 tersebut mencerminkan aktivitas perdagangan yang berlangsung selama festival. Namun, data nilai transaksi dan jumlah pengunjung hingga 17 Oktober 2026 belum menggambarkan keseluruhan hasil penyelenggaraan karena belum memasukkan aktivitas pada hari terakhir.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri