Kredit Foto: Wafiyyah Amalyris K
Pengamat politik Rocky Gerung kembali menjadi perbincangan setelah melontarkan sindiran kepada mahasiswa melalui pertanyaan singkat mengenai aksi demonstrasi.
Pernyataan itu muncul ketika ia diminta menyampaikan "kata-kata hari ini", tetapi justru menyinggung keberadaan gerakan mahasiswa di tengah dinamika politik nasional.
"Woy mahasiswa, kapan demo?” ucap Rocky dalam potongan video yang beredar di media sosial.
Ucapan tersebut menjadi sorotan karena Rocky mempertanyakan kapan mahasiswa kembali turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi.
Pernyataan itu dapat dibaca sebagai sentilan terhadap aktivitas gerakan mahasiswa, meski konteks lengkap video tersebut perlu dilihat untuk memahami situasinya secara utuh.
Sorotan terhadap Rocky muncul tidak lama setelah dirinya resmi masuk ke lingkungan pemerintahan sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Baca Juga: Rocky Gerung Tegaskan Dukung MBG dan Kopdes, Singgung Ideologi Sosialisme
Presiden Prabowo Subianto melantik Rocky Gerung sebagai anggota Wantimpres di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 2 Oktober 2026.
Pengangkatan tersebut masuk dalam Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2026 tentang pengangkatan keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden.
Setelah pelantikan, Rocky menjelaskan bahwa Prabowo menginginkan Wantimpres menjalankan fungsi pertimbangan yang bersifat etis, bukan teknis.
Menurut Rocky, lembaga tersebut perlu mengamati dampak kebijakan pemerintah dan memberikan masukan agar arah kebijakan tetap sesuai dengan visi Presiden.
Rocky juga menegaskan bahwa posisinya di dalam pemerintahan tidak akan mengubah pandangan maupun sikap kritisnya.
Ia menggambarkan perpindahan tersebut sebagai langkah dari luar ke dalam pemerintahan agar gagasannya dapat lebih cepat sampai kepada Presiden.
Sebelum celetukan tentang mahasiswa tersebut ramai dibicarakan, Rocky juga menjadi sorotan setelah potongan diskusinya mengenai pendidikan dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) beredar di media sosial pada 12 Oktober 2026.
Dalam diskusi bersama akademisi Bagus Muljadi di kanal YouTube Chronicles, Rocky menyatakan pendidikan lebih penting, tetapi pemerintah tetap perlu mengalokasikan anggaran untuk pendidikan dan pemenuhan gizi anak.
Ia juga membahas hubungan nutrisi dengan kemampuan kognitif. Pernyataannya memicu beragam respons dari warganet.
Pada 8 Oktober 2026, Rocky turut menghadiri rapat pleno perdana Wantimpres di Kompleks Istana Kepresidenan.
Ia menyebut rapat tersebut masih membahas prosedur dan mekanisme kerja, belum masuk ke pembahasan substansi isu tertentu, termasuk putusan Mahkamah Konstitusi terkait ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Celetukan “Woy mahasiswa, kapan demo?” kini menambah daftar pernyataan Rocky yang menjadi perhatian publik setelah ia resmi menjabat anggota Wantimpres.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Taufan Bara Mukti
Editor: Taufan Bara Mukti
Tag Terkait: