Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Danantara Targetkan WTE Beroperasi Komersial pada 2028

Danantara Targetkan WTE Beroperasi Komersial pada 2028 Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Warta Ekonomi, Jakarta -
Danantara menargetkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (Waste to Energy/WTE) dapat mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2028. Per Juli 2026, upaya akselerasi terus didorong dengan menunjuk mitra strategis untuk 11 lokasi proyek WTE di berbagai wilayah.

Managing Director, Global Relations & Communications Danantara Indonesia, Pahala Nugraha Mansuri, mengungkapkan bahwa beberapa proyek saat ini sudah menunjukkan kemajuan fisik yang terukur pasca-groundbreaking. Ia optimistis sejumlah proyek tersebut dapat rampung dan beroperasi penuh sebelum akhir tahun 2028, atau bahkan pada awal tahun tersebut.
"Salah satu proyek yang sudah kita laksanakan groundbreaking seperti di Bali, saat ini progresnya sudah hampir mencapai 20 persen, tepatnya 19 persen," ujar Pahala dalam Konferensi Pers Danantara Technology, Innovation, and Investment Forum (DTIFF), Senin (19/10/2026).

Pahala menambahkan, selain 11 lokasi yang sudah berjalan, Danantara juga menargetkan akan memulai proses pemilihan mitra untuk 6 lokasi tambahan pada akhir tahun ini. Sehingga akan menyentuh total 17 mitra per Desember 2026.
“Kita, pada saat ini, kan, sudah menyelesaikan ada 11 lokasi, ya. Memang kita sudah menunjuk mitra kita di 11 lokasi tersebut,” ungkapnya.
Pahala juga mengatakan target proyek WTE batch pertama seperti di Bogorm Bekasi, dan Denpasar dapat mengejar target operasi komersial pada tahun 2028 mendatang.
“Jadi kita harapkan, sih, tentunya, dengan adanya progres yang sesuai ini, target kita untuk bisa mulai beroperasi secara komersial, nanti di tahun 2028 ini memang betul-betul bisa terealisasi,” ungkapnya.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri