Diperintahkan Prabowo, Konsep MBG Kini Disebut Lebih Baik: Ini Baru Percobaan...
Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
Pemerintah mulai menguji konsep baru pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas menyebut skema ini tengah diterapkan di 66 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 10 provinsi, dengan harapan dapat mengurangi risiko keracunan sekaligus menekan sisa makanan.
Menurut Zulhas, penerapan sistem prasmanan merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah mempelajari mekanisme pembagian makanan bergizi di negara lain. Setelah melihat konsep tersebut, pemerintah mulai melakukan uji coba di sejumlah wilayah sebelum memutuskan langkah selanjutnya.
"Untuk mengurangi hal-hal seperti keracunan dan lain-lain, delivery yang panjang dan seterusnya dan seterusnya, makanan dingin dan seterusnya. Sudah dicoba 66 SPPG di 10 provinsi ya," kata Zulhas di kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Baca Juga: Heboh Pegawai Dapur MBG Dicambuk, Kepala BGN: Saya Intinya Tidak...
Zulhas menilai sistem prasmanan memiliki sejumlah kelebihan dibandingkan mekanisme pembagian makanan yang selama ini digunakan. Dengan konsep ini, anak-anak dapat mengambil makanan sesuai kebutuhan dan porsi masing-masing, sehingga makanan yang tidak termakan bisa ditekan.
Ia bahkan mengaku tertarik dengan konsep tersebut. Zulhas menyebut dirinya kemungkinan akan meminta tambahan makanan jika ikut menikmati sajian MBG dengan sistem prasmanan.
Hasil awal uji coba juga menunjukkan sisa makanan atau food waste terlihat sangat sedikit. Anak-anak yang masih merasa lapar pun dapat mengambil tambahan makanan tanpa harus menunggu pembagian ulang.
"Ini baru percobaan, ini kelihatan food waste-nya tidak ada, bersih, bahkan ada beberapa yang masih lapar, dia bisa tambah lagi, jadi makanan tidak ada bersisa ya. Tapi ini masih, masih piloting, sudah di 66 tempat ya," ujarnya.
Baca Juga: Elite PDIP: Dua Tahun Ini Kondisi Kita sedang Tidak Baik-baik Saja
Selain menekan sisa makanan, Zulhas mengklaim konsep prasmanan dapat mengurangi kasus keracunan dalam pelaksanaan MBG. Skema ini diharapkan bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi persoalan yang berkaitan dengan proses pengiriman makanan, termasuk makanan yang tiba dalam kondisi dingin.
Meski demikian, Zulhas menegaskan bahwa penerapan sistem prasmanan masih berada dalam tahap percobaan atau piloting. Uji coba di 66 SPPG pada 10 provinsi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mengevaluasi mekanisme penyaluran MBG sebelum menentukan penerapan lebih lanjut.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: