Survei Trump Anjlok ke 31 Persen, Dukungan Demokrat Ungguli Republik Jelang Pemilu AS
Kredit Foto: Istimewa
Tingkat persetujuan publik terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump merosot ke angka 31 persen, menjadi titik terendah selama masa kepemimpinannya berdasarkan survei terbaru Reuters/Ipsos yang dirilis Senin (19/10/2026).
Survei yang dilakukan pada 16–19 Oktober terhadap 1.679 orang dewasa AS tersebut menunjukkan bahwa 66 persen responden tidak menyetujui kinerja Trump. Hasil ini menjadi tekanan politik bagi Partai Republik menjelang pemilu sela Kongres yang dijadwalkan pada 3 November 2026.
Penurunan dukungan tersebut berkaitan dengan kekhawatiran masyarakat terhadap kenaikan harga bensin dan kondisi ekonomi. Sebanyak 68 persen responden menyatakan tidak puas terhadap kinerja Trump dalam menangani perekonomian, termasuk 37 persen dari kalangan pendukung Partai Republik.
Baca Juga: Ronaldo Didenda Rp5,1 Juta akibat Tinggalkan Timnas Portugal, Setara Gaji 39 Detik dari Al Nassr
Dalam survei yang sama, kandidat Partai Demokrat memperoleh dukungan 47 persen pemilih terdaftar untuk pemilihan Kongres, sedangkan Partai Republik meraih 35 persen. Selisih 12 poin persentase tersebut menjadi keunggulan terbesar Demokrat dalam siklus survei Reuters/Ipsos menjelang pemilu sela kali ini.
Hasil survei ini menunjukkan tantangan yang dihadapi Trump dan Partai Republik dalam mempertahankan dukungan pemilih. Namun, angka tersebut merupakan gambaran opini publik pada periode survei dan belum menentukan hasil pemilu mendatang.
Pemilu sela November 2026 akan menentukan komposisi Kongres AS dan berpotensi memengaruhi kemampuan pemerintahan Trump menjalankan agenda politiknya pada sisa masa jabatan.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Taufan Bara Mukti
Editor: Taufan Bara Mukti
Tag Terkait: