Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kubu Jokowi Dorong Publik Tak Usah Ikut Campur Polemik Ijazah Gibran: Ini Bukan Isu Rakyat

Kubu Jokowi Dorong Publik Tak Usah Ikut Campur Polemik Ijazah Gibran: Ini Bukan Isu Rakyat Kredit Foto: Antara/Bayu Pratama S
Warta Ekonomi, Jakarta -

Relawan Pro Jokowi (Projo) melontarkan imbauan agar publik menahan diri, tidak terprovokasi dan berhenti ikut campur dalam pusaran kontroversi keabsahan ijazah Eks Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Alih-alih melihatnya sebagai perjuangan transparansi, ia melabeli isu tersebut sebagai intrik politik murahan.

Dikutip Selasa (20/10/2026) Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi mengultimatum kelompok-kelompok yang terus menggoreng isu ini agar segera menyudahi polemik yang tidak produktif tersebut. Ia memberikan pencerahan kepada masyarakat luas mengenai anatomi sebenarnya dari keriuhan yang terjadi saat ini.

Baca Juga: Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran, PDIP: Ekonomi Anjlok, Negara Sedang Tidak Baik-baik Saja

Budi secara tegas menggarisbawahi demarkasi (batas) yang sangat jelas antara persoalan mendesak yang menyangkut hajat hidup orang banyak dengan persoalan yang sengaja direkayasa demi syahwat politik elite.

Untuk membuka mata publik, ia membandingkan bobot persoalan ijazah dengan kejahatan luar biasa (ekstraordiner) seperti korupsi. Menurutnya, sebuah pemerintahan baru layak digugat secara massal oleh rakyat apabila para pejabatnya terbukti merampok uang negara atau menyalahgunakan wewenang dalam proyek-proyek publik. Namun, meributkan selembar dokumen masa lalu dianggapnya sebagai hal yang sangat sumbang dan jauh dari esensi keadilan sosial.

"Kalau isunya korupsi, isunya main proyek, isunya pelanggaran terhadap keuangan negara, itu pasti mati kalau ijazahnya apa," ujar Budi Arie.

Berpijak pada argumentasi tersebut, mantan menteri itu mendesak masyarakat awam agar tidak membuang energi percuma untuk larut dalam perdebatan administratif yang tidak akan memberikan dampak langsung pada kesejahteraan ekonomi mereka.

Ia membongkar fakta bahwa keriuhan polemik ijazah ini sengaja diorkestrasi oleh segelintir elite kekuasaan yang gagal move on dan tengah menyusun siasat untuk menjatuhkan lawan politiknya dengan menggunakan tangan rakyat sebagai pion.

Baca Juga: Balas Tudingan Operasi Politik Jokowi, PKS: Publik Berhak Mempertanyakan dan Mencari Kebenaran

"Isu ijazah ini bukan isu rakyat. Ini isu elite yang pengen berebut kekuasaan. Itu aja," tutur Budi Arie.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar