Ali Syarief Blak-blakan soal Saksi yang Yakin Ijazah Jokowi Asli: Itu Keimanan!
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Akademisi Ali Syarief menegaskan bahwa keyakinan Andi Azwan yang meyakini ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), asli tidak bisa disalahkan karena merupakan bentuk kepercayaan pribadi.
Dalam sidang lanjutan kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa, Azwan menyatakan dirinya percaya ijazah Jokowi asli meski belum pernah melihat dokumen fisiknya secara langsung.
Meski demikian, Ali Syarief menilai pendekatan hukum tetap diperlukan untuk memastikan keaslian dokumen tersebut melalui pemeriksaan terhadap ijazah asli.
"Aswan :"Saya percaya ijazah Jokowi itu asli.", Itu tidak boleh disalahkan, karena itu keimanannya. Syah. Tapi bahasa hukum/yuridis, perlihatkan dan periksa keaslian ijazahnya," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Selasa (20/10).
"Orang yang waras - lihat dulu ijazah yang aslinya - baru mengimaninya - itulah haqul yaqin..." lanjutnya.
Sebagai informasi, dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis (15/10/2026), Azwan mengaku tidak pernah melihat fisik ijazah asli Jokowi secara langsung. Ia menyebut salah satu sumber pengetahuannya mengenai ijazah tersebut berasal dari unggahan kader PSI, Dian Sandi.
Azwan, yang merupakan Ketua Umum Jokowi Mania sekaligus Militan Gibran Nusantara, dihadirkan sebagai saksi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan tersebut.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: