Perceraian Politik Prabowo-Jokowi Diprediksi Keras, Jokowi Punya Logistik tapi...
Kredit Foto: Tangkapan layar Youtube TV Parlemen
Mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Lukas Luwarso, memprediksi hubungan politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Prabowo Subianto berpotensi berakhir dengan "perceraian politik" yang berlangsung keras.
Ia menyoroti pernyataan Jokowi yang belakangan meminta agar pembahasan mengenai Pilpres 2029 tidak dilakukan terlalu dini. Padahal, sebelumnya Jokowi beberapa kali menyatakan dukungannya terhadap duet Prabowo-Gibran untuk dua periode.
"Sekarang kan dia sudah bilang bahwa ya bagaimana politik 2029 kayaknya Prabowo akan jalan sendiri, 'ya politik masih jauh jangan dibicarakan' itu sudah dia meralat ucapannya sendiri bahwa komitmen kami adalah tetap mengusung Prabowo-Gibran," ujarnya dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, dikutip Rabu (21/10).
"Lepasnya perkongsian politik ini tidak akan berjalan dengan damai, ibarat perceraian ini akan sangat keras nanti," lanjutnya.
Baca Juga: Dulu Megawati Tinggalkan Kesepakatan Demi Jokowi, Kini Prabowo Jadi Sorotan
Ia juga menilai bahwa dalam pertarungan politik, pihak yang memiliki kekuatan logistik dan dukungan politik yang lebih besar akan berada pada posisi yang lebih unggul.
"Dan kalau perceraian terjadi siapa yang punya aset logistik paling besar dalam politik yang akan leading, nah dalam hal ini ya Jokowi mungkin punya logistik tapi dia tidak punya kekuatan politik, partainya kan gurem," tandasnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: