Hubungan Bruno Fernandes dan Michael Carrick Memanas usai MU Ditekuk Como
Kredit Foto: Instagram
Kekalahan telak Manchester United dari Como di Liga Champions memunculkan perbedaan pandangan di internal tim, Bruno Fernandes vs Michael Carrick.
Kapten MU Bruno Fernandes mempertanyakan pendekatan taktik yang digunakan, sedangkan pelatih Michael Carrick menilai persoalan utama terletak pada kerja keras para pemain di lapangan.
MU menyerah 1-4 saat bertandang ke Stadion Giuseppe Sinigaglia, Kamis (22/10/2026). Hasil tersebut memperpanjang periode sulit yang dialami The Red Devils sejak pertengahan bulan lalu.
Sebelum pertandingan berakhir, MU sudah tertinggal dengan selisih gol yang cukup besar. Situasi itu memicu evaluasi terhadap strategi permainan yang diterapkan tim pelatih.
Fernandes, yang ditarik keluar pada menit ke-67, menyoroti keputusan tim untuk tidak menerapkan penjagaan satu lawan satu secara penuh ketika lawan memegang bola.
"Itu adalah keputusan dari staf untuk tidak menekan dengan man-to-man dan terkadang hal itu menyisakan ruang di belakang," ujar Fernandes, dikutip dari ESPN.
Komentar sang kapten kemudian mendapat tanggapan dari Carrick. Menjawab pertanyaan wartawan mengenai pernyataan Fernandes dalam konferensi pers, Carrick menjelaskan bahwa MU sebenarnya sudah menerapkan tekanan dengan pendekatan man-to-man secara parsial pada babak kedua.
Namun, menurut Carrick, perubahan pendekatan tersebut tidak akan efektif apabila pemain tidak menjalankan tugasnya dengan maksimal.
Baca Juga: Gulung Manchester United, Cesc Fabregas Minta Pemain Como Membumi
"Kami sebenarnya melakukan half-pressed man-to-man pada babak kedua dan kemudian kebobolan dari situ. Sistem atau taktik apa pun yang digunakan, jika Anda tidak berlari dan tidak mau bergerak maju maupun mundur, Anda tidak akan menang," kata Carrick.
Perbedaan penekanan antara Fernandes dan Carrick pun menjadi perhatian. Fernandes menyoroti keputusan taktik tim pelatih, sementara Carrick menegaskan bahwa disiplin dan usaha pemain merupakan faktor penting untuk memperbaiki performa.
Carrick juga mengingatkan bahwa tanggung jawab para pemain tidak semata-mata berkaitan dengan dirinya sebagai pelatih. Ia meminta skuad MU menyadari kewajiban mereka terhadap klub dan para suporter.
"Ini bukan soal bermain untuk saya, melainkan bermain untuk klub sepak bola ini. Itu adalah tanggung jawab yang ada. Jika saya berada di posisi itu, saya bertanggung jawab kepada klub dan para suporter, serta memberikan yang terbaik," tutur Carrick.
Kekalahan dari Como menambah tekanan terhadap Manchester United yang belum mampu menemukan konsistensi dalam beberapa pekan terakhir.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Taufan Bara Mukti
Editor: Taufan Bara Mukti
Tag Terkait: