Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Perlahan Menguat, Bukti Kembalinya Kepercayaan Publik Kepada Prabowo Usai Kejutan MSCI?

IHSG Perlahan Menguat, Bukti Kembalinya Kepercayaan Publik Kepada Prabowo Usai Kejutan MSCI? Kredit Foto: BPMI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mulai reda kepanikan di pasar modal yang sempat melanda akibat wacana downgrade status oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI). Langkah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tampaknya membuahkan hasil positif di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Pengamat Politik Hendri Satrio (Hensa) menyoroti bagaimana bursa kembali menghijau, dimana hal tersebut bisa menjadi sebuah manifestasi kembalinya kepercayaan publik terhadap kapabilitas pemerintahan dari Kabinet Merah Putih.

Baca Juga: Prabowo Taruh Perhatian Khusus ke Bintang PDIP: Yang Ada Bowo-bowo Itu Lho

Ia menggarisbawahi bahwa menghijaunya layar bursa ini memiliki makna politis dan ekonomi yang sangat krusial. Fenomena ini menurutnya adalah sinyal nyata bahwa tingkat kepercayaan (trust level) dari para investor global maupun masyarakat luas terhadap presiden mulai mengalami fase pemulihan (recovery).

"Kabar baik ini, tanda kepercayaan ke pemerintah mulai kembali. Sederhananya, investor itu tadinya hanya bertanya satu hal, yaitu pemerintahnya bisa dipegang atau tidak," ujar Hendri Satrio dikutip Jumat (23/10/2026).

Menurut Hensa, respons berani yang ditunjukkan oleh presiden dalam menghadapi tekanan asing telah memberikan kepastian psikologis bagi para pelaku pasar. Kepastian inilah yang menghentikan arus panic selling dan kembali menarik masuk aliran modal.

Meskipun demikian, ia mengingatkan jajaran pemerintahan untuk tidak lekas berpuas diri atau mengalami euforia berlebihan atas momentum penguatan ini.

"Hari ini jawabannya mulai mengarah ke 'bisa'. Tapi baru mulai lagi loh ya, jadi ini memang positif tapi harus tetap kita pantau lagi," kata Hensa.

Ia menekankan bahwa menjaga tren positif bursa membutuhkan lebih dari sekadar ketegasan verbal. Pemulihan indeks saham ini harus dibarengi dengan kebijakan struktural yang terukur di sektor riil agar fondasi ekonomi nasional benar-benar kokoh dari berbagai guncangan eksternal di masa depan.

Baca Juga: PSI Dian Sandi Rela Terbang ke Solo untuk Minta Maaf Langsung ke Jokowi, Efek Blunder Perkara Ijazah

Momentum kepercayaan yang baru saja mulai kembali ini harus dijaga dan dirawat oleh seluruh kementerian terkait melalui eksekusi program yang konsisten, guna memastikan bahwa kebangkitan pasar modal ini bersifat permanen, bukan sekadar rebound sesaat.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar