Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Starlink Jadi Sorotan di Perang Ukraina, Trump Klaim Akses Telah Dipulihkan

Starlink Jadi Sorotan di Perang Ukraina, Trump Klaim Akses Telah Dipulihkan Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Elon Musk telah memulihkan akses internet Starlink untuk Ukraina setelah pembatasan konektivitas mengganggu kemampuan militer negara tersebut. Meski demikian, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut koneksi jaringan militer yang digunakan pasukannya belum sepenuhnya kembali normal.

‎Pernyataan Trump muncul di tengah polemik mengenai pembatasan layanan satelit yang dimanfaatkan Ukraina untuk mengoperasikan drone dan mendukung komunikasi di medan perang. Ketika ditanya mengenai laporan bahwa dirinya menelepon Musk untuk meminta pembatasan dicabut, Trump tidak memberikan penjelasan rinci.

‎"Intinya, dia sudah memulihkannya," kata Trump.

‎Sebelumnya, Zelensky mengatakan konektivitas jaringan Starshield, layanan kelas militer yang berkaitan dengan sistem Starlink, masih mengalami kendala. Ia juga menyebut pemerintah Ukraina masih berupaya memulihkan kemampuan operasional sistem tersebut.

‎"Kami sedang mengupayakannya," cetus Zelensky.

‎"Saya sedang menunggu kabar dari Menteri Luar Negeri AS, Rubio. Ia berjanji akan memberi kabar kepada saya dengan informasi lebih lanjut dalam waktu sekitar 48 jam," imbuhnya.

‎Laporan Wall Street Journal menyebut Trump telah menghubungi Musk untuk meminta pembatasan penggunaan Starlink oleh Ukraina dicabut. Namun, pemerintahan Trump sebelumnya membantah telah menginstruksikan perusahaan milik Musk untuk membatasi akses tersebut.

‎Pembatasan itu dilaporkan memengaruhi kemampuan drone Ukraina, baik untuk melancarkan serangan maupun menghadapi serangan Rusia. Kecepatan sistem sempat dibatasi sekitar 160 km/jam, sedangkan Zelensky menyatakan konektivitas yang digunakan militernya belum kembali ke tingkat yang diharapkan.

‎Persoalan ini juga berlangsung ketika Trump menekan Zelensky agar menghentikan serangan terhadap kilang minyak Rusia. Trump sebelumnya menyebut serangan tersebut turut menyebabkan kenaikan harga.

Baca Juga: Trump Diperintahkan Bersaksi dalam Gugatan Rp160 Triliun terhadap BBC

‎Ukraina menggunakan Starlink untuk kebutuhan sipil, sementara Starshield menyediakan jaringan yang lebih aman untuk keperluan militer. Teknologi satelit orbit rendah tersebut menjadi infrastruktur penting bagi komunikasi, terutama di wilayah terpencil dan medan pertempuran.

‎Musk sebelumnya menyatakan pemerintah AS memiliki kendali atas akses Starshield, sistem yang dirancang untuk Pentagon. Pernyataan itu memunculkan pertanyaan mengenai pihak yang bertanggung jawab atas pembatasan, meski Gedung Putih berulang kali membantah memerintahkan pembatasan akses Ukraina.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy