Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Survei Voxpol: 95,1% Publik Setuju Program Sekolah Gratis SD-Kuliah, Tapi Sosialisasi Masih Perlu Ditingkatkan

Survei Voxpol: 95,1% Publik Setuju Program Sekolah Gratis SD-Kuliah, Tapi Sosialisasi Masih Perlu Ditingkatkan Kredit Foto: Antara/Yusuf Nugroho
Warta Ekonomi, Jakarta -

Program Sekolah Gratis SD-Kuliah mendapat dukungan publik yang sangat kuat. Hasil Survei Nasional Voxpol Center Research and Consulting periode 3–12 Oktober 2026 menunjukkan 95,1 persen responden menyatakan setuju, sementara 92,3 persen menilai program ini bermanfaat.

Namun, pemerintah masih perlu memperluas sosialisasi karena 25,1 persen masyarakat belum mengetahui adanya program unggulan tersebut.

Temuan ini dipaparkan Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, dalam rilis survei “Evaluasi Kinerja Pemerintah 2 Tahun || Program Prioritas dan Isu Aktual” yang disiarkan live melalui kanal YouTube Voxpol Center Official pada 22 Oktober 2026.

Survei melibatkan 1.200 responden tatap muka di 38 provinsi dengan margin of error ±2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, menggunakan metode multi-stage random sampling.

Fokus survei adalah penilaian masyarakat terhadap program prioritas pemerintah, termasuk akses pendidikan gratis dari jenjang SD hingga perguruan tinggi.

Dukungan Publik Sangat Tinggi, Kesadaran Masih Perlu Ditingkatkan

Menurut data Voxpol, tingkat pengetahuan masyarakat terhadap Program Sekolah Gratis SD-Kuliah mencapai 74,9 persen (tahu), sementara 25,1 persen belum mengetahui.

Dari mereka yang tahu, dukungan hampir mutlak: 95,1 persen setuju dan hanya 4,9 persen tidak setuju. Penilaian manfaat juga sangat positif, yakni 92,3 persen menyatakan program ini bermanfaat, berbanding 7,8 persen yang menilai tidak bermanfaat.

Pangi Syarwi menekankan bahwa program pendidikan gratis dari SD hingga perguruan tinggi negeri (PTN) merupakan salah satu komitmen prioritas yang mendapat perhatian khusus dalam evaluasi kinerja dua tahun pemerintahan. Publik menyoroti realisasi program-program “janji super premium” kepada rakyat, termasuk akses pendidikan yang merata.

“Program Sekolah Gratis SD-Kuliah mendapat dukungan publik yang sangat kuat. Namun pemerintah harus lebih gencar memperluas sosialisasi karena masih ada 25,1 persen responden yang belum mengetahui program ini,” demikian catatan utama dari hasil survei Voxpol.

Dalam pemaparannya, Pangi menyoroti pentingnya evaluasi objektif terhadap pelaksanaan program prioritas agar tidak sekadar menjadi wacana.

Program pendidikan gratis dinilai sejalan dengan upaya pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas, seiring dengan program lain seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan layanan kesehatan.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat