Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bank Jakarta dan None Jakarta 2026 Tekankan Pentingnya Kesehatan Finansial dan Fisik

Bank Jakarta dan None Jakarta 2026 Tekankan Pentingnya Kesehatan Finansial dan Fisik Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bank Jakarta bersama None Jakarta 2026, Dokter Citra Poerwa, mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat sekaligus mengelola keuangan secara bijak. Keduanya dinilai saling berkaitan karena tekanan finansial dapat memengaruhi kesehatan mental maupun fisik seseorang.

Diskusi tersebut menghadirkan Pemimpin Grup Dana Ritel & Transaksional Bank Jakarta, Yuniar T. Manik, serta Corporate Credit Analyst Bank Jakarta, Dedi Akhmadi, bersama Citra sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Citra menjelaskan bahwa kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga mencakup aspek mental dan sosial. Karena itu, masyarakat perlu menjaga keseimbangan ketiganya agar dapat menjalani aktivitas sehari-hari secara produktif.

“Berdasarkan definisinya sendiri, sehat itu ada tiga aspek. Sehat fisik, sehat mental, dan juga sehat sosial. Jadi bukan semata-mata tubuhnya saja, tapi pikiran kita nih, mentalnya bagaimana dalam menghadapi sehari-hari dan juga sosial, interaksi dengan lingkungan sekitarnya,” kata Citra.

Ia menekankan, menjaga kesehatan sejak usia muda merupakan bentuk investasi jangka panjang untuk mempertahankan produktivitas hingga usia lanjut.

Di tengah kesibukan pekerjaan, Citra menyarankan masyarakat tetap aktif bergerak dengan memanfaatkan waktu luang. Salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan adalah berjalan kaki selama 10–15 menit setelah makan.

“Kalau fisik, aktivitas fisik tentunya harus dijaga. Kalau misalkan kita sekarang terlalu sibuk nih kerja, meeting sana sini, waktunya banyak habis di jalan, itu kan sebetulnya kita harus bisa yang namanya curi-curi waktu,” tuturnya.

Menurut Citra, masyarakat tidak harus selalu pergi ke pusat kebugaran untuk menjaga kebugaran tubuh. Aktivitas ringan yang dilakukan secara konsisten, termasuk berjalan kaki di lingkungan kantor, dapat menjadi alternatif di tengah rutinitas yang padat.

Selain aktivitas fisik, menjaga pola makan seimbang dan mengelola pikiran juga menjadi bagian penting dalam mempertahankan kesehatan.

Citra juga menyoroti hubungan antara kondisi keuangan dan kesehatan. Menurutnya, tekanan akibat persoalan finansial dapat berdampak pada kondisi mental sekaligus fisik seseorang.

“Ada jurnalnya yang betul membahas kalau stres finansial itu berpengaruh terhadap kesehatan mental dan juga fisik. Jadi kita harus bisa gimana caranya manage agar kita bisa lebih gimana caranya menghadapi permasalahan itu satu per satu,” ujarnya.

Ia menyarankan masyarakat menghadapi persoalan keuangan secara bertahap dan tidak ragu mencari bantuan profesional apabila merasa kesulitan mengatasinya sendiri.

Pengelolaan keuangan yang baik dinilai penting untuk mengurangi tekanan sekaligus membantu seseorang mengambil keputusan secara lebih terukur dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam diskusi tersebut, Citra turut menanggapi tantangan generasi sandwich atau generasi pelapis yang harus membagi penghasilan untuk memenuhi kebutuhan pribadi sekaligus membantu keluarga.

Ia menyarankan agar kelompok tersebut menetapkan skala prioritas dengan mendahulukan kebutuhan dasar sebelum mengalokasikan dana untuk kebutuhan sekunder dan tersier.

“Mungkin kalau dari saya, kalau saya mungkin lebih ke kebutuhan dasarnya dulu ya yang harus dipenuhi. Antara kebutuhan diri sendiri dan keluarga pasti ada kebutuhan dasarnya dulu nih, baru yang sekunder yang tersiernya,” kata Citra.

Pendekatan tersebut diharapkan membantu masyarakat menyeimbangkan tanggung jawab finansial terhadap diri sendiri dan keluarga tanpa mengabaikan kebutuhan utama.

Jakarta Financial Festival Dorong Inklusi Keuangan

Jakarta Financial Festival 2026 diselenggarakan pada 23–24 Oktober 2026 di Blok M Square, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari peringatan Bulan Inklusi Keuangan di DKI Jakarta.

Gelaran perdana di tingkat regional DKI Jakarta ini bekerja sama dengan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) DKI Jakarta. Kegiatan tersebut juga menjadi rangkaian seremonial program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) DKI Jakarta, termasuk program Digitalisasi Pasar Inklusif.

Festival ini bertujuan memperluas akses keuangan bagi masyarakat, memperkuat sinergi antarkementerian dan lembaga, mendorong inklusi keuangan digital, serta meningkatkan perlindungan konsumen.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas hidup dan mendukung produktivitas jangka panjang.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat