Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Soal Peluang Jokowi Hadir Sidang, dr. Tifa: 45-55 Persen

Soal Peluang Jokowi Hadir Sidang, dr. Tifa: 45-55 Persen Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik terkait polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo, dr. Tifauzia Tyassuma atau dr. Tifa, memperkirakan peluang Jokowi hadir sebagai pelapor di persidangan hanya sekitar 45 persen. Secara intuisi, ia bahkan meragukan kehadiran tersebut.

Perkiraan itu disampaikan dr. Tifa dalam podcast di kanal YouTube Forum Keadilan TV, program Madilog, yang tayang pada 24 Oktober 2026.

Saat ditanya apakah ia berinsting Jokowi akan hadir, dr. Tifa menjawab dengan pendekatan angka. “Kalau saya menghitung secara matematika, probabilitasnya masih 45-55,” ujarnya. Ia menegaskan masih ada kemungkinan Jokowi datang.

Menurut dr. Tifa, perhitungan itu memasukkan sejumlah variabel, termasuk pernyataan-pernyataan yang pernah disampaikan Jokowi sendiri dan kuasa hukumnya bahwa ia bersedia hadir. 

“Advokatnya terpaksa matematika menuliskan itu sebagai sebuah probabilitas,” katanya.

Meski secara hitungan peluangnya belum nol, dr. Tifa mengaku ragu jika menggunakan intuisi. “Secara manusiawi, secara intuisi manusia, saya rasanya ragu beliau akan hadir,” ujarnya. Ia memperkirakan alasan yang akan dipakai adalah kondisi kesehatan Jokowi.

Baca Juga: Soal Ijazah Jokowi, Jusuf Kalla Tegaskan Pandangannya Tak Sama dengan Roy Suryo

Ia juga menyinggung rekam jejak janji-janji Jokowi di masa lalu, di antaranya soal mobil SMK dan investor IKN, sebagai dasar keraguannya. Ini adalah penilaian pribadi dr. Tifa.

dr. Tifa memperkirakan sidang akan dihentikan pada satu titik ketika semua pihak merasa cukup. 

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat