Kredit Foto: Ist
PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) Ruas Balikpapan–Samarinda (Balsam) melaporkan terjadinya insiden kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Km 78.200 Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) pada Minggu, 25 Oktober 2026.
Dalam menangani insiden tersebut, PT JMTO berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan petugas pemadam kebakaran (Damkar) setempat dalam menangani titik api yang terjadi pada pukul 10.30 WITA.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas JMTO yang terdiri atas Mobile Customer Service (MCS) 214 dan 215, Elang 3, serta unit Rescue dan ambulans tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 11.00 WITA untuk melakukan penanganan awal dan mendukung pengamanan di lokasi.
Selanjutnya, petugas JMTO berkoordinasi dengan tim BPBD dan Damkar setempat yang juga hadir di lokasi untuk mendukung proses pemadaman. Upaya pemadaman awal oleh tim gabungan berlangsung selama kurang lebih 90 menit hingga titik api berhasil dipadamkan pada pukul 15.00 WITA.
Mobile Customer Service Supervisor Ruas Balikpapan–Samarinda, Bayu Hardiyanto, menyampaikan bahwa petugas operasional JMTO Ruas Balsam segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal dan berkoordinasi dengan instansi terkait setelah menerima laporan kejadian karhutla.
Ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan petugas dan koordinasi yang baik merupakan bagian penting dalam mendukung keselamatan serta kelancaran operasional jalan tol.
"Begitu menerima laporan kejadian karhutla, petugas operasional JMTO Ruas Balsam segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal dan berkoordinasi dengan instansi terkait," ujar Bayu dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2026).
Baca Juga: Terintegrasi Tanggul Laut, Tol Semarang-Demak Target Tuntas Akhir 2027
Baca Juga: Jalan Tol Sering Ada Perbaikan, Jasa Marga Kasih Penjelasan
Namun, proses penanganan berlanjut setelah ditemukan kerusakan pada sejumlah titik kabel listrik akibat kebakaran. Kondisi tersebut menyebabkan hubungan arus pendek yang memicu munculnya kembali titik api.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, tim gabungan kembali melakukan upaya pemadaman hingga pukul 19.30 WITA. "Seluruh petugas gabungan meninggalkan lokasi setelah rangkaian penanganan dan proses pendinginan selesai dilaksanakan," pungkas Bayu.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Editor: Dian Ihsan