Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Rumah Jokowi Digeruduk Massa! Desak Gibran Segera Lengser dari Kursi Wapres

Rumah Jokowi Digeruduk Massa! Desak Gibran Segera Lengser dari Kursi Wapres Kredit Foto: BPMI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kediaman Joko Widodo (Jokowi) di Kota Surakarta, Jawa Tengah, didatangi sekelompok massa pada Rabu (28/10/2026). Mereka mendesak mantan Presiden RI itu meminta putranya, Gibran Rakabuming Raka, mengundurkan diri dari jabatan Wakil Presiden.

Koordinator aksi, Bangun Sutoto, mengatakan desakan tersebut muncul di tengah kontroversi mengenai persyaratan pendidikan Gibran saat mendaftar sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2024. Ia mengklaim semakin banyak masyarakat yang meminta Gibran mundur.

"Saat ini sudah banyak rakyat yang meminta Saudara Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri," kata Bangun, Rabu (28/10).

Sebelum mendatangi kediaman Jokowi, massa terlebih dahulu menyambangi SMPN 1 Surakarta untuk menyerahkan surat yang mempertanyakan status Gibran sebagai alumni sekolah tersebut. Mereka kemudian mendatangi kantor DPC PDI Perjuangan dan Partai Gerindra untuk meminta kedua partai mendorong proses pemakzulan Gibran melalui DPR.

Di rumah Jokowi, massa membawa sejumlah poster, salah satunya bertuliskan "Anak Polah, Bapak Ra Nggenah (Anak Berulah, Bapak Tidak Jelas)." Namun, mereka tidak dapat masuk karena gerbang kediaman ditutup dan dihalangi Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Baca Juga: Gara-Gara Roy Suryo, Relawan Jokowi Disebut Jadi Terpecah Belah!

Massa akhirnya sepakat menitipkan surat untuk Jokowi melalui Paspampres. Dalam surat tersebut, mereka meminta Jokowi mengambil langkah agar Gibran mundur tanpa harus menghadapi proses pemakzulan.

"Oleh karena itu, kami meminta Bapak (Jokowi) bersedia untuk memaksa Gibran turun dari kursi wakil presiden Republik Indonesia agar tidak terjadi pemakzulan yang tentunya akan sangat memalukan dan merendahkan harga diri," ujar Bangun.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy