Belajar dari Kasus Ma'ruf Amin, Prabowo Diprediksi Bakal Pilih Cawapres dari Kalangan Ini di 2029
Kredit Foto: BPMI
Pengamat politik M. Tri Andika menilai Presiden Prabowo Subianto berpotensi kembali memilih calon wakil presiden (cawapres) dari kalangan nonpartai politik (nonparpol) pada Pilpres 2029.
Andika mencontohkan langkah politik yang diambil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat menggandeng Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019. Ma'ruf merupakan tokoh nonparpol yang saat itu menjabat sebagai Rais 'Aam Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2015–2018.
"Kalau kita lihat dari formula yang sudah pernah terjadi, biasanya untuk periode kedua itu adalah tokoh atau figur yang tidak memiliki latar belakang politik justru ya," ujar Andika dalam kanal YouTube tvOneNews, dikutip Kamis (29/10).
"Pak Ma'ruf Amin sebagai contoh itu adalah tokoh yang tidak memiliki latar belakang parpol tapi punya basis NU yang kuat ya," imbuhnya.
Menurut Andika, pilihan terhadap tokoh nonparpol menjadi langkah yang relatif aman bagi Jokowi karena tidak memberikan panggung kepada partai politik tertentu untuk melanjutkan pengaruhnya pada periode pemerintahan berikutnya.
Ia pun menilai formula serupa berpotensi kembali diterapkan dalam penentuan cawapres pada Pilpres 2029.
"Dan saya melihat bahwa apakah formula ini masih akan terjadi di 202? Bisa jadi," ujarnya.
Sebagai informasi, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat ini merupakan pejabat publik yang tidak tercatat sebagai kader aktif partai politik mana pun.
Baca Juga: Sebut Tak Ada Ketum Parpol Kunjungi Solo, Adi Prayitno: Inilah Hancurnya Budaya Politik Kita
Dalam proses pencalonannya sebagai wakil presiden, Gibran mendapat dukungan dari Koalisi Indonesia Maju (KIM). Namanya juga diusulkan secara khusus oleh Partai Golkar melalui Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas).
Meski sempat muncul berbagai spekulasi mengenai kemungkinan Gibran bergabung dengan Golkar atau Gerindra, hingga saat ini ia disebut masih berada di luar struktur formal keanggotaan partai politik.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: