Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Danantara Tegaskan Komitmen Tata Kelola dan Transparansi

Danantara Tegaskan Komitmen Tata Kelola dan Transparansi Kredit Foto: Danantara
Warta Ekonomi, Jakarta -

Danantara Indonesia menegaskan komitmennya terhadap tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas menyusul pernyataan Pandu Sjahrir mengenai investasi pribadinya di Supra Sekuritas. Danantara juga menyatakan dukungan terhadap penguatan integritas pasar modal Indonesia dan kewenangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pandu menjelaskan bahwa kepemilikan saham di sejumlah perusahaan, termasuk Supra Sekuritas, merupakan bagian dari investasi pribadi yang telah dilakukannya sejak lama. Ia menyebut sebagian besar investasinya bersifat minoritas dan pasif, tanpa keterlibatan dalam operasional sehari-hari maupun pengambilan keputusan perusahaan.

“Saya telah berinvestasi di sejumlah perusahaan semenjak puluhan tahun lalu, baik secara langsung ataupun tidak langsung. Dari jumlah tersebut, kebanyakan saya hanya menjadi pemegang saham minoritas dan pasif. Tak terlibat di operasional harian dan pengambilan keputusan,” ujar Pandu.

Ia juga menekankan perlunya membedakan status kepemilikan saham dengan tanggung jawab atas tindakan perusahaan. Menurut Pandu, temuan dan sanksi yang diumumkan OJK terkait aktivitas perusahaan harus ditangani melalui mekanisme regulasi yang berlaku.

“Status kepemilikan saham saya harus dibedakan dengan tanggung jawab atas tindakan perusahaan. Temuan dan sanksi yang diumumkan oleh OJK berkaitan dengan kegiatan perusahaan, dan sudah selayaknya ditangani oleh perusahaan melalui proses regulasi yang berlaku,” katanya.

CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, menyatakan bahwa lembaganya memiliki kerangka tata kelola yang berlaku bagi seluruh jajaran pimpinan, termasuk ketentuan mengenai investasi pribadi dan potensi konflik kepentingan.

Ia mengatakan, seluruh pimpinan Danantara terikat kode etik dan kebijakan konflik kepentingan, termasuk kewajiban mengungkapkan investasi pribadi.

“Danantara Indonesia berkomitmen menjalankan standar tertinggi dalam tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas. Seluruh jajaran pimpinan kami tunduk pada kode etik dan kebijakan konflik kepentingan, termasuk kewajiban pengungkapan investasi pribadi, dan kami menjalankan kewajiban tersebut dengan sungguh-sungguh,” ujar Rosan.

Komitmen tersebut sejalan dengan pernyataan Pandu yang mendukung transparansi, tata kelola, dan upaya menjaga kepercayaan investor di pasar modal Indonesia.

Pandu juga menyatakan dukungannya terhadap penegakan aturan oleh OJK dan otoritas terkait terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam praktik yang tidak sesuai ketentuan.

“Komitmen saya tetap sama, dukung terus transparansi, tata kelola, dan kepercayaan investor di pasar modal. Saya dukung OJK dan otoritas terkait menjatuhkan sanksi ke semua yang terlibat dalam praktik-praktik tidak benar di pasar modal kita, tanpa terkecuali,” kata Pandu.

Rosan menegaskan bahwa Danantara menghormati kewenangan OJK sebagai regulator serta mendukung langkah-langkah pengawasan untuk menjaga integritas pasar modal Indonesia.

“Kami sepenuhnya menghormati kewenangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan mendukung upayanya dalam memperkuat integritas pasar modal Indonesia,” ujar Rosan.

Danantara menyatakan akan terus menerapkan prinsip tata kelola, transparansi, akuntabilitas, dan pengelolaan konflik kepentingan secara konsisten dalam menjalankan mandat institusi.

Langkah tersebut, menurut Danantara, menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik sekaligus mendukung terciptanya pasar modal Indonesia yang berintegritas.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat