Jangan Sampai Kecolongan, 5 Tanda WhatsApp Dibajak yang Wajib Diketahui
Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Keamanan akun WhatsApp perlu menjadi perhatian pengguna di tengah meningkatnya risiko kejahatan digital. Salah satu ancaman yang patut diwaspadai adalah akses ilegal oleh pihak lain yang dapat memanfaatkan akun untuk membaca percakapan hingga mengirimkan pesan tanpa sepengetahuan pemiliknya.
Pengambilalihan akun WhatsApp dapat terjadi melalui berbagai cara, termasuk pendaftaran nomor telepon pada perangkat lain atau menghubungkan akun ke perangkat tanpa izin. Kondisi tersebut berbeda dengan penyadapan komunikasi yang dilakukan melalui metode teknis tertentu.
WhatsApp menyediakan fitur Perangkat Tertaut atau Linked Devices yang memungkinkan pengguna memeriksa perangkat yang terhubung dengan akun mereka. Pemeriksaan secara berkala penting dilakukan untuk memastikan tidak ada perangkat asing yang memperoleh akses.
Ada sejumlah tanda yang dapat mengindikasikan akun WhatsApp sedang diakses oleh orang lain. Berikut lima ciri yang perlu diwaspadai:
1. Muncul Perangkat Asing di Menu Perangkat Tertaut
Pengguna perlu memeriksa daftar perangkat yang terhubung dengan akun WhatsApp. Apabila ditemukan perangkat atau sesi masuk yang tidak pernah digunakan, kondisi tersebut patut dicurigai.
Perangkat asing yang terhubung berpotensi memberikan akses kepada pihak lain untuk menggunakan akun WhatsApp tanpa sepengetahuan pemiliknya.
2. WhatsApp Tiba-Tiba Keluar dari Akun
WhatsApp yang mendadak keluar dari akun juga perlu diwaspadai, terutama jika muncul pemberitahuan bahwa nomor telepon telah didaftarkan pada perangkat lain.
Kondisi ini dapat terjadi ketika seseorang mencoba mendaftarkan nomor WhatsApp milik pengguna pada perangkat berbeda. Jika pemilik tidak pernah melakukan perpindahan perangkat, segera lakukan pemeriksaan keamanan akun.
3. Menerima Kode Verifikasi Tanpa Meminta
Kode verifikasi atau OTP yang tiba-tiba masuk melalui SMS maupun panggilan telepon bisa menjadi indikasi adanya upaya pendaftaran akun oleh pihak lain.
Meski demikian, menerima kode verifikasi tidak selalu berarti akun telah berhasil dibajak. Pengguna sebaiknya tidak memberikan kode enam digit tersebut kepada siapa pun, termasuk orang yang mengaku sebagai petugas WhatsApp.
4. Mendapat Permintaan Menghubungkan Perangkat
Pengguna juga perlu berhati-hati apabila menerima permintaan untuk memindai kode QR atau memasukkan kode penautan perangkat yang tidak pernah diminta sebelumnya.
Modus tersebut dapat dimanfaatkan pelaku untuk menghubungkan akun WhatsApp korban ke perangkat miliknya. Setelah berhasil ditautkan, pelaku berpotensi mengakses akun tanpa harus mengambil alih ponsel utama korban.
Karena itu, jangan pernah memindai kode QR atau memasukkan kode penautan dari sumber yang tidak dikenal.
5. Kontak Menerima Pesan Mencurigakan
Tanda lainnya dapat diketahui ketika teman atau keluarga mengaku menerima pesan yang tidak pernah dikirimkan oleh pemilik akun.
Pesan tersebut bisa berupa permintaan uang, permintaan kode OTP, hingga permintaan informasi pribadi. Jika hal ini terjadi, ada kemungkinan akun telah digunakan oleh pihak lain.
Segera beri tahu kontak melalui saluran komunikasi berbeda agar mereka tidak mengikuti permintaan mencurigakan tersebut.
Baca Juga: Nomor Prabowo Diduga Disadap Lewat Sistem LIMS, Begini Cara Kerja Teknologi Penyadapan Polri
Cara Mengecek dan Mengamankan Akun WhatsApp
Jika menemukan salah satu tanda tersebut, pengguna sebaiknya segera melakukan pemeriksaan dan mengamankan akun. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:
1. Periksa Perangkat Tertaut
Pengguna Android dapat membuka WhatsApp, mengetuk ikon tiga titik di bagian kanan atas, kemudian memilih menu Perangkat Tertaut.
Sementara itu, pengguna iPhone dapat membuka Pengaturan WhatsApp dan memilih Perangkat Tertaut.
Periksa seluruh perangkat yang terhubung. Jika menemukan perangkat yang tidak dikenal, pilih perangkat tersebut dan tekan Keluar atau Log Out.
2. Daftarkan Ulang Nomor WhatsApp
Jika akun telah diambil alih dan pengguna kehilangan akses, lakukan pendaftaran ulang menggunakan nomor telepon yang sama.
Masukkan kode verifikasi enam digit yang dikirimkan WhatsApp. Proses ini dapat mengeluarkan pihak lain yang sedang menggunakan akun tersebut.
3. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Untuk meningkatkan keamanan, aktifkan fitur verifikasi dua langkah melalui menu Pengaturan, Akun, kemudian Verifikasi Dua Langkah.
Fitur ini menambahkan PIN sebagai lapisan keamanan ketika nomor WhatsApp didaftarkan kembali.
4. Jangan Bagikan Kode Verifikasi
Kode OTP dan PIN verifikasi dua langkah bersifat rahasia. Jangan pernah membagikannya kepada orang lain meskipun pihak tersebut mengaku berasal dari WhatsApp.
Pengguna juga perlu menghindari tautan mencurigakan dan permintaan pemindaian kode QR yang tidak jelas sumbernya.
Dengan mengenali tanda-tanda tersebut, pengguna dapat lebih cepat mengetahui kemungkinan akses tidak sah pada akun WhatsApp. Pemeriksaan perangkat tertaut secara berkala serta penerapan verifikasi dua langkah menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan percakapan dan data pribadi.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Taufan Bara Mukti
Editor: Taufan Bara Mukti