Kredit Foto: Istimewa
PT PLN (Persero) memperkuat kesiapan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Tambak Lorok berkapasitas 1.697 MW guna menjaga keandalan pasokan listrik serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah.
Langkah pengawasan ini dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT PLN (Persero) Suroso Isnandar saat meninjau fasilitas pembangkit strategis tersebut di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu lalu. Peninjauan lapangan ini menjadi kunjungan perdana Suroso ke pembangkit yang dikelola oleh anak perusahaan, PT PLN Indonesia Power (PLN IP).
Suroso Isnandar menegaskan bahwa keandalan operasional pembangkit merupakan fondasi utama dalam pelayanan kelistrikan masyarakat.
“Keandalan pasokan listrik harus menjadi prioritas dalam setiap langkah dan pengambilan keputusan. Melalui kesiapan pembangkit, penguatan sinergi, dan peningkatan efisiensi, PLN terus berupaya memastikan listrik tersedia secara andal untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi,” ujar Suroso dalam keterangannya, dikutip Kamis (5/11/2026).
Dalam peninjauan tersebut, ia juga mengingatkan filosofi “Sangkan Paraning Dumadi” agar transformasi dan pengembangan teknologi PLN tetap berorientasi pada tujuan utama melayani bangsa.
Baca Juga: PLN Listriki 128 Desa pada 2026 dan Targetkan 199 Desa pada 2027.Baca Juga: PLN EPI Amankan LNG Masela 2,5 Juta Ton per Tahun Selama 18 Tahun
Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan efisiensi dan performa mesin pembangkit secara berkelanjutan.
“Bagi PLN Indonesia Power, menjaga keandalan pembangkit bukan hanya tentang memastikan mesin beroperasi dengan baik, tetapi juga menjalankan tanggung jawab untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Kami terus memperkuat kesiapan operasional, meningkatkan efisiensi, serta mendorong transformasi energi secara bertahap dan terukur,” kata Bernadus.
Kunjungan koordinasi ini turut didampingi oleh jajaran direksi PLN Indonesia Power serta General Manager PLN UID Jawa Tengah dan UIP JBT.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra