- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
IHSG Diprediksi Bergerak Sideways di 4.800–5.000, Sentimen Global Jadi Penopang
Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Sentimen positif dari pasar global berpotensi menopang pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (5/11/2026). Phintraco Sekuritas menilai penguatan bursa Wall Street, penurunan harga minyak mentah, serta rebound harga emas dapat menjadi katalis bagi pasar saham domestik.
Dalam riset hariannya, Phintraco mencatat indeks-indeks utama di Wall Street ditutup menguat signifikan pada Rabu (4/11/2026). Salah satu sentimen yang mendorong penguatan tersebut adalah hasil pemilu paruh waktu (midterm election) Amerika Serikat.
Partai Demokrat dilaporkan meraih mayoritas kursi di DPR dan Senat, serta memenangkan pemilihan gubernur di sejumlah negara bagian. Respons Presiden AS Donald Trump yang menerima hasil pemilu tersebut turut dinilai menjadi sentimen positif bagi pasar.
Dari pasar komoditas, harga minyak mentah terkoreksi lebih dari 8% pada 4 November hingga kembali berada di bawah US$100 per barel. Sementara itu, harga emas spot justru melonjak 3,41% ke level US$4.061 per troy ounce.
"Pergerakan positif juga terlihat pada pasar obligasi AS. Imbal hasil (yield) US Treasury tenor 10 tahun turun 5 basis poin ke level 4,898%," tulis Phintraco Sekuritas.
Menurut Phintraco, kombinasi penguatan Wall Street, koreksi harga minyak mentah dan dolar AS, serta rebound harga emas berpotensi memberikan sentimen positif bagi IHSG.
Baca Juga: IHSG Berbalik Bangkit 0,32% ke Level 4.919,77, Setelah Sempat Terpukul di Zona Merah
Baca Juga: IHSG Makin Tenggelam di Zona Merah, Kini Terpukul ke Level 4.824,36
Dari dalam negeri, pelaku pasar juga akan mencermati rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III 2026 pada Kamis (5/11/2026). Ekonomi nasional diperkirakan tumbuh 1,3% secara kuartalan atau quarter on quarter (QoQ), melambat dibandingkan pertumbuhan 3,73% pada kuartal II 2026.
"Secara teknikal, Phintraco memperkirakan IHSG bergerak mendatar (sideways) pada kisaran 4.800–5.000 sepanjang perdagangan hari ini," ungkap Phintraco Sekuritas.
Untuk saham pilihan, Phintraco memasukkan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) ke dalam daftar top picks untuk perdagangan di hari ini.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: