Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

MSCI Umumkan Rebalancing pada 11 November, Saham RI Berpeluang Masuk dan Terdepak!

MSCI Umumkan Rebalancing pada 11 November, Saham RI Berpeluang Masuk dan Terdepak! Kredit Foto: MSCI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Investor pasar saham perlu mencermati agenda evaluasi indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) periode November 2026. Hasil evaluasi yang akan diumumkan pada 11 November mendatang akan menentukan saham-saham yang masuk maupun keluar dari sejumlah indeks global MSCI, termasuk saham dari pasar Indonesia.

Berdasarkan pengumuman resmi MSCI tertanggal 4 November 2026, hasil evaluasi mencakup perubahan konstituen pada sejumlah indeks, mulai dari MSCI Global Standard, MSCI Global Small Cap, hingga MSCI Micro Cap.

Daftar saham yang masuk (addition) dan keluar (deletion) dari indeks akan dipublikasikan melalui situs resmi MSCI sesaat setelah pukul 23.00 waktu Eropa Tengah (Central European Time/CET) pada Rabu (11/11/2026).

Jika dikonversi ke waktu Indonesia bagian barat (WIB), pengumuman tersebut dapat diakses setelah pukul 05.00 WIB pada Kamis (12/11/2026).

Sementara itu, perubahan komposisi indeks baru akan efektif setelah penutupan perdagangan pada 30 November 2026. Artinya, investor masih memiliki waktu untuk mencermati daftar saham yang masuk dan keluar sebelum perubahan tersebut berlaku.

Saham Masuk atau Keluar MSCI Bisa Pengaruhi Perhatian Investor

Evaluasi MSCI menjadi salah satu agenda penting bagi pelaku pasar modal global, termasuk investor di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pasalnya, indeks MSCI banyak digunakan oleh manajer investasi internasional sebagai acuan dalam menyusun portofolio saham.

Saham yang masuk ke dalam indeks berpeluang mendapatkan perhatian lebih besar dari investor yang mengikuti acuan tersebut. Sebaliknya, saham yang dikeluarkan berpotensi menghadapi penyesuaian kepemilikan oleh pengelola dana yang menjadikan indeks MSCI sebagai referensi investasi.

Meski demikian, perubahan status suatu saham tidak otomatis menjamin kenaikan atau penurunan harga. Besarnya aliran dana maupun dampak terhadap harga saham tetap bergantung pada keputusan investor dan kondisi pasar.

Selain indeks utama, evaluasi November juga mencakup sejumlah indeks lain, di antaranya MSCI Global Value and Growth Indexes, MSCI Frontier Markets, MSCI Frontier Markets Small Cap Indexes, MSCI US Equity Indexes, MSCI US REIT Index, MSCI China A Onshore Indexes, dan MSCI China All Shares Indexes.

Baca Juga: Jangan Cuma Ikut MSCI, Pemerintah Minta Investor Hitung Valuasi Saham Sendiri

Baca Juga: Peringatan MSCI Tak Bisa Dianggap Remeh, Pemerintah Diminta Bereskan Pasar Modal

MSCI juga menyampaikan bahwa ringkasan hasil evaluasi dapat diakses melalui Bloomberg pada halaman MSCN dan Reuters melalui halaman publik MSCIA. Informasi tersebut akan tersedia sesaat setelah pengumuman resmi diterbitkan.

"Selain itu, MSCI akan menyediakan informasi terperinci mengenai rebalancing kepada para klien segera setelah ringkasan pengumuman ditampilkan di Bloomberg dan/atau Reuters," tulis MSCI, dikutip Kamis (5/11/2026).

Hingga saat ini, belum ada daftar final saham yang dipastikan masuk maupun keluar dari indeks MSCI dalam evaluasi November 2026. Investor masih perlu menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui saham-saham yang mengalami perubahan komposisi, termasuk dari pasar Indonesia.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Merlina Aryanti
Editor: Dian Ihsan