Loyalis Jokowi Bongkar Alasan Kenapa Polemik Ijazah Bakal Terus Abadi: Murni Karena Dendam Pilpres
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Loyalis Joko Widodo (Jokowi), Dede Budhyarto, menilai polemik keaslian ijazah Presiden ke-7 RI tersebut tidak akan selesai meskipun dokumen aslinya telah diperlihatkan di hadapan majelis hakim.
Pandangan itu disampaikan Dede melalui unggahan di akun X miliknya, @kangdede78, Kamis (5/11/2026). Ia menyebut pihak-pihak yang masih meragukan ijazah Jokowi kemungkinan tetap tidak akan menerima dokumen yang ditunjukkan dalam persidangan.
Dede bahkan mengaitkan polemik tersebut dengan persoalan politik, khususnya Pilpres yang telah berlalu. Menurutnya, keraguan terhadap ijazah Jokowi bukan lagi sekadar persoalan mencari kebenaran.
“Tadi saya berbisik kepada orang di sebelah: meski dokumen aslinya sudah diperlihatkan di hadapan Yang Mulia Majelis Hakim, gerombolan sakit jiwa yg belum menerima kekalahan Pilpres tetap tak akan percaya,” tulis Dede.
Ia menilai ada persoalan dendam politik yang membuat polemik ijazah Jokowi terus bergulir. Dede juga menyebut rentang waktu 10 tahun ditambah dua tahun dalam pernyataannya.
“Sebab, yg dicari bukan kebenaran melainkan pelampiasan dendam yg sudah cukup panjang. 10+2=12 tahun,” lanjutnya.
Pernyataan Dede tersebut muncul setelah Jokowi hadir langsung sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait polemik ijazah di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Baca Juga: Dari Ujian Skripsi hingga Wisuda, Jokowi Ungkap Detail Kelulusannya di UGM
Dalam persidangan Kamis (5/11/2026), Jokowi tidak hanya memberikan kesaksian, tetapi juga memperlihatkan dokumen pendidikan aslinya, mulai dari ijazah SD hingga sarjana Universitas Gadjah Mada (UGM).
Momen tersebut menjadi perhatian karena polemik ijazah Jokowi telah berlangsung sejak 2025 dan kini berkembang menjadi perkara pidana yang menjerat Roy Suryo bersama sejumlah pihak lainnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: