Roy Suryo Klaim Ada Perbedaan Ijazah Jokowi yang Ditampilkan di Sidang dan Dokumen di Polda
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Roy Suryo menyoroti ijazah Joko Widodo (Jokowi) yang diperlihatkan dalam sidang kasus dugaan pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).
Ia mengklaim terdapat sejumlah perbedaan antara dokumen yang ditampilkan di persidangan dan ijazah yang diperlihatkan saat Gelar Perkara Khusus di Polda Metro Jaya pada 15 Desember 2025.
Di sela persidangan, Roy mengatakan pengamatannya didasarkan pada pengalamannya di bidang fotografi dan percetakan. Ia mengaku dapat mengamati sejumlah detail dokumen, mulai dari kualitas foto hingga kondisi fisik kertas.
"Penglihatan saya adalah penglihatan seorang fotografer yang sudah terlatih sejak SMP mencetak. Nanti ada pertanyaan kunci saya ke Jokowi. Memang Ijazah itu berbeda dan ijzah di tanggal 15 Desember itu rapih, tak ada lubang-lubang itu tadi ijazahnya berbeda. Dan ada foto yang kualitasnya sama dengan tanggal 15 desember, berbeda. Berkasnya lama, fotonya baru," kata Roy Suryo.
Roy juga mempertanyakan waktu penyegelan ijazah yang disebut berlangsung pada 15 Desember 2025. Ia mengingat bahwa pada tanggal tersebut dirinya masih berada di Polda Metro Jaya hingga sekitar pukul 23.00 WIB.
"Dan ada yang lucu dan langsung saya katakan, ini disegel kapan? 15 Desember. Loh 15 Desember itu sampai jam 11 malam itu kita masih berada di Polda Metro Jaya," ujarnya.
Lebih lanjut, Roy menyatakan akan memerinci sejumlah hal yang menurutnya tidak sesuai, termasuk perbedaan data dan tanggal serta keterangan yang disampaikan Jokowi dalam persidangan.
"Jadi banyak sekali ketidak cocokan data dan ketidakcocokan tanggal. Nanti saya akan detail kan ketidakcocokan-cocokan itu termasuk pendengar yang tidak cocok dari Jokowi," tuturnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: