Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pertumbuhan Paylater Melambat, Pembiayaan dan Kredit Macet Malah Meningkat

Pertumbuhan Paylater Melambat, Pembiayaan dan Kredit Macet Malah Meningkat Kredit Foto: Unsplash/Emil Kalibradov
Warta Ekonomi, Jakarta -

Otoritas Jasa  Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) oleh perusahaan pembiayaan melambat menjadi 31,35 secara tahunan (year-on-year/yoy) pada September 2026. Nilai pembiayaan BNPL tercatat mencapai Rp13,54 triliun, lebih rendah dari Agustus 2026 yang mencapai Rp13,61 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan pertumbuhan BNPL masih positif berdasarkan data Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), meski lajunya lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya.

"Pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) oleh Perusahaan Pembiayaan tumbuh 31,35% yoy atau menjadi Rp13,54 triliun," kata Agusman dalam konferensi pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Oktober, Kamis (5/11/2026).

Pertumbuhan BNPL pada Agustus 2026 tersebut melambat 5,22 poin persentase dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 36,57% yoy.

Pada Agustus 2026, pembiayaan BNPL tercatat sebesar Rp13,61 triliun. Dengan demikian, nilai pembiayaan BNPL pada September sedikit lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya.

Dari sisi kualitas pembiayaan, OJK mencatat tingkat non-performing financing (NPF) gross BNPL pada September 2026 sebesar 3,12%. Angka tersebut lebih tinggi dari posisi Agustus 2026 sebesar 3,03%.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri