Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan listrik dan memahami mekanisme perhitungan tagihan, terutama di tengah cuaca panas yang berpotensi memengaruhi pola konsumsi listrik rumah tangga.
Ketua YLKI, Niti Emiliana, mengatakan pemahaman konsumen terhadap pola penggunaan listrik penting agar masyarakat dapat mengelola konsumsi energi sekaligus memahami faktor yang memengaruhi besaran tagihan. Terlebih, pemerintah telah menyatakan tidak ada kenaikan tarif listrik.
“Konsumen perlu aktif memperhatikan pola konsumsi listrik terutama di cuaca panas, memastikan instalasi listrik di rumah memenuhi standar keselamatan, serta melakukan pemeriksaan instalasi secara berkala,” ujar Niti.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih cermat dalam menerima informasi mengenai tarif dan tagihan listrik dengan mengutamakan sumber informasi resmi.
“Konsumen juga perlu bijak dalam menerima informasi,” tambahnya.
Selain memperhatikan pola konsumsi, masyarakat diimbau menjaga keamanan instalasi listrik di rumah. Hal ini dapat dilakukan dengan menghindari penggunaan stopkontak secara berlebihan serta segera mengganti kabel maupun peralatan listrik yang rusak untuk mencegah risiko korsleting dan kebakaran.
Niti menegaskan bahwa pemahaman mengenai penggunaan listrik dan hak konsumen menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas layanan ketenagalistrikan.
“Konsumen memiliki hak untuk memperoleh informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai penggunaan serta biaya layanan listrik. Apabila terdapat tagihan yang dinilai tidak wajar, konsumen berhak meminta penjelasan dan mengajukan keberatan melalui mekanisme pengaduan yang tersedia,” jelasnya.
Ia menambahkan, keterjangkauan listrik dan daya beli masyarakat tetap perlu menjadi pertimbangan dalam setiap kebijakan penyesuaian tarif, mengingat listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat.
Masyarakat juga diimbau untuk lebih cermat dalam menerima informasi mengenai tarif maupun tagihan listrik dengan mengutamakan sumber resmi.
Pemahaman terhadap pola konsumsi, mekanisme perhitungan tagihan, serta hak konsumen diharapkan dapat membantu masyarakat menyikapi perubahan tagihan secara lebih bijak.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat