Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Mitra Komunikasi (MKNT) hingga Tempo (TMPO) Masuk 10 Saham Top Gainers, Ini Daftarnya

Mitra Komunikasi (MKNT) hingga Tempo (TMPO) Masuk 10 Saham Top Gainers, Ini Daftarnya Kredit Foto: Merlina Aryanti
Warta Ekonomi, Jakarta -

Saham milik sejumlah emiten semisal PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) dan PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) masuk ke jajaran 10 top gainers dalam sepekan perdagangan pada 2-6 November 2026, di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada periode tersebut.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (8/10/2026), saham PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) memimpin daftar usai melonjak hingga 190,91%, dari Rp11 per lembar saham menjadi Rp32.

PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) menyusul di posisi kedua setelah meroket 125,96% dari Rp520 per lembar saham menjadi Rp1.175. Diikuti oleh PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) di posisi ketiga yang naik 56,99% dari Rp186 per lembar saham menjadi Rp292.

Posisi berikutnya ditempati PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) yang melesat 51,20% dari Rp830 per lembar saham menjadi Rp1.255, lalu PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) yang meningkat 21,05% dari Rp152 per lembar saham menjadi Rp184.

Selanjutnya, PT Kino Indonesia Tbk (KINO) juga mencatat kenaikan sebesar 20,77% dari Rp1.300 per lembar saham menjadi Rp1.570. Kemudian, PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) naik 19,23% dari Rp156 per lembar saham menjadi Rp186. 

Emiten lain yang masuk jajaran top gainers, antara lain, PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) yang naik 17,65% dari Rp510 per lembar saham menjadi Rp600. Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melesat 17,55% dari Rp1.795 per lembar saham menjadi Rp2.110, dan PT Kentanix Supra International Tbk (KSIX) naik 17,16% dari Rp338 per lembar saham menjadi Rp396. 

Meskipun sejumlah emiten sukses mencapai lonjakan, IHSG terkena koreksi 0,13% dalam sepekan perdagangan saham pada 2-6 November 2026, dan ditutup di level 5.050,429. 

Baca Juga: RANS Bantah Putus Kontrak D'Masiv, Saham Emiten Raffi Ahmad Malah Ambles 60%

Baca Juga: Bos BRMS Makin Agresif Borong Saham, Koleksi Tembus 18,39 Juta Lembar

Kapitalisasi pasar juga merosot 1,34% dari Rp8.862 triliun menjadi Rp8.744 triliun. Adapun rata-rata volume transaksi harian anjlok 3,50% menjadi 31,29 miliar lembar saham dari sebelumnya 32,43 miliar lembar saham.

Rata-rata nilai transaksi harian juga merosot 23% dari Rp14,34 triliun menjadi Rp11,04 triliun. Sementara rata-rata frekuensi transaksi harian turun 16,44% dari 1,54 juta kali transaksi menjadi 1,29 juta kali transaksi.

Adapun di penghujung pekan pada Jumat (6/11/2026), investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp328,20 miliar. Di sisi lain, investor asing juga mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp98,08 triliun.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Editor: Dian Ihsan