Pecinta Film Jepang Bersiap! JFF 2026 Hadirkan 13 Film di 9 Kota Indonesia
Kredit Foto: Instagram.com
Japanese Film Festival (JFF) 2026 siap kembali menyapa pencinta perfilman Jepang di Indonesia mulai 12 November hingga 20 Desember 2026. Memasuki satu dekade penyelenggaraannya, festival tahun ini akan berlangsung di sembilan kota dengan menghadirkan 13 film Jepang dari berbagai genre.
Sembilan kota yang menjadi lokasi penyelenggaraan JFF 2026 meliputi Jakarta, Surabaya, Balikpapan, Makassar, Yogyakarta, Medan, Palembang, Bandung, dan Padang. Selain pemutaran langsung di bioskop, masyarakat juga dapat menikmati film-film Jepang melalui platform JFF Theater secara daring.
Director General The Japan Foundation Jakarta, Inami Kazumi, mengatakan festival ini pertama kali diselenggarakan pada 2016 untuk memperkenalkan film-film Jepang terbaru kepada masyarakat Indonesia. Saat itu, akses untuk menyaksikan perfilman Jepang di luar animasi masih terbilang terbatas.
Selama satu dekade, JFF tidak hanya menjadi sarana memperkenalkan budaya Jepang melalui film, tetapi juga berkembang menjadi ruang pertemuan bagi komunitas dan penggemar perfilman Jepang di Indonesia.
Pada penyelenggaraan tahun ini, kapasitas pemutaran film ditingkatkan hingga 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Langkah tersebut dilakukan menyusul tingginya antusiasme penonton yang tercermin dari tingkat okupansi lebih dari 90 persen pada JFF 2025.
Baca Juga: Muhammadiyah Resmi Luncurkan ChatHPT, AI untuk Cari Jawaban Persoalan Agama dan Fatwa
Senior Program Officer Divisi Budaya The Japan Foundation Jakarta, Puput Setia Susanti, menjelaskan bahwa penambahan layar paling besar dilakukan di Yogyakarta. Jumlah layar pemutaran di kota tersebut meningkat dari enam menjadi 12 layar.
Penambahan juga dilakukan di Balikpapan, Padang, dan Medan. Ketiga kota tersebut masing-masing mendapatkan tambahan kapasitas layar dari tiga menjadi enam layar. Penyelenggara turut memperpanjang hari pemutaran di salah satu kota agar lebih banyak masyarakat dapat menikmati film yang ditayangkan.
Content Acquisition and Distribution Head CGV Cinemas Indonesia, Adi Sesanandra, menyebut JFF menjadi salah satu festival yang dinantikan penonton. Pasalnya, festival ini menghadirkan sejumlah film Jepang yang relatif jarang ditemukan dalam penayangan bioskop reguler.
Tahun ini, terdapat 13 film yang dibagi ke dalam empat kategori, yakni Destiny Encounters, Timeless Classic, Heart of Ambition, dan Unbreakable Resolve. Pilihan filmnya mencakup genre drama, animasi, horor, thriller, hingga aksi.
Kategori Destiny Encounters menghadirkan film Bring Him Down to a Portable Size dan One Last Love Letter. Sementara itu, kategori Timeless Classic menampilkan sejumlah karya yang telah diperbarui kualitas gambarnya melalui format 4K, yakni Hula Girls, Throne of Blood karya sutradara Akira Kurosawa, serta Love Letter. Khusus Love Letter, pemutarannya hanya tersedia di lima kota.
Selanjutnya, kategori Heart of Ambition menghadirkan The Girl Who Sees yang merupakan adaptasi dari anime Mieruko-Chan, serta film Purehearted dan You, Like A Star. Adapun kategori Unbreakable Resolve menyajikan film dengan tema lebih dewasa, yaitu Suzuki=Bakudan, The Final Piece, dan Samurai Vengeance.
Film Tokyo Taxi dipilih sebagai pembuka Japanese Film Festival 2026. Melalui deretan film tersebut, penyelenggara berupaya memperluas minat masyarakat Indonesia terhadap perfilman Jepang yang tidak hanya didominasi animasi dan manga.
Inami menilai penerimaan masyarakat Indonesia terhadap film Jepang dengan tema yang lebih beragam mulai berkembang. Film-film yang mengangkat persoalan sosial, hubungan antarmanusia, hingga kehidupan sehari-hari kini semakin mendapatkan perhatian penonton.
Japanese Film Festival 2026 diselenggarakan oleh The Japan Foundation Jakarta bekerja sama dengan CGV Cinemas Indonesia sebagai mitra resmi.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Taufan Bara Mukti
Editor: Taufan Bara Mukti
Tag Terkait: