Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pertamax Turbo Teruji, Dukung Performa dan Prestasi Pembalap di Pertamina Mandalika Racing Series 2026

Pertamax Turbo Teruji, Dukung Performa dan Prestasi Pembalap di Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Kredit Foto: Pertamina
Warta Ekonomi, Lombok Tengah -

Di balik persaingan para pembalap dalam Pertamina Mandalika Racing Series (Pertamina MRS) 2026, ada kerja keras tim mekanik yang memastikan setiap motor berada dalam kondisi terbaik sebelum memasuki lintasan. Mulai dari pengaturan mesin, suspensi, hingga pemilihan bahan bakar, seluruh aspek teknis menjadi bagian penting dalam mendukung performa kendaraan saat balapan.

Bagi para pembalap dan mekanik, penggunaan bahan bakar dengan spesifikasi yang sesuai menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi tuntutan kompetisi. Terlebih, mesin motor balap harus bekerja pada putaran tinggi dengan performa yang konsisten sepanjang perlombaan.

Hal ini dirasakan Fahmi Basam, pembalap Yamaha LFN HP969 Racing Team yang berhasil mengunci gelar Juara Umum kelas National Sport 150cc (NS150) Pertamina MRS 2026. Fahmi mengungkapkan pengalamannya menggunakan Pertamax Turbo selama mengikuti kompetisi.

"Selama balapan, saya menggunakan Pertamax Turbo, dan performanya oke," ujar Fahmi.

Bagi Fahmi, Pertamina MRS bukan hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga kesempatan untuk terus mengembangkan kemampuan serta mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada level yang lebih tinggi, termasuk kelas AP250 dalam Asia Road Racing Championship.

"Alhamdulillah sangat membantu saya dan tim untuk melakukan persiapan Asia Road Racing Championship, karena di sini kami sekaligus bisa melakukan setup motor, mesin, suspensi, dan lainnya," ungkap Fahmi.

Pengalaman serupa juga disampaikan dari sisi teknis oleh Edwin, mekanik Tim Yamaha NitiRacing DRS35 Pikoli Dynavolt. Menurutnya, penggunaan Pertamax Turbo selama kompetisi sejauh ini berjalan baik dan tidak menimbulkan kendala berarti pada kendaraan.

"Pertamax Turbo kami gunakan untuk balapan dan sejauh ini aman, tidak ada kendala. Dari sisi oktan juga bisa dibilang konsisten. Untuk tarikan motor tidak ada masalah, tinggal bagaimana kami menyesuaikan setting dan tuning mesin agar performanya optimal," jelas Edwin.

Edwin menjelaskan bahwa penyesuaian pengaturan mesin menjadi bagian dari pekerjaan mekanik untuk memastikan motor dapat memberikan performa sesuai kebutuhan pembalap. Dengan bahan bakar yang digunakan dalam kompetisi, tim dapat melakukan penyesuaian teknis berdasarkan karakteristik masing-masing kendaraan.

Pertamax Turbo menjadi bahan bakar yang digunakan oleh seluruh tim peserta Pertamina MRS 2026. Produk dengan Research Octane Number (RON) 98 tersebut dirancang untuk kendaraan bermesin bensin berteknologi tinggi yang membutuhkan bahan bakar beroktan tinggi. Karakteristiknya membantu mendukung proses pembakaran yang optimal serta mengurangi risiko knocking pada mesin dengan rasio kompresi tinggi.

Penggunaan Pertamax Turbo dalam kompetisi nasional ini sekaligus memperlihatkan peran produk energi dalam negeri dalam mendukung perkembangan industri otomotif dan motorsport Indonesia.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan bahwa kehadiran Pertamax Turbo dalam Pertamina MRS merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk mendukung ekosistem motorsport nasional, tidak hanya melalui penyelenggaraan kompetisi, tetapi juga dengan menghadirkan produk energi berkualitas.

"Pertamina memiliki kebanggaan tersendiri karena produk anak bangsa, Pertamax Turbo, dipercaya menjadi bahan bakar dalam kompetisi balap nasional. Ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki produk energi berkualitas yang mampu mendukung kebutuhan performa kendaraan di lintasan balap," ujar Baron.

Menurut Baron, keterlibatan Pertamina dalam Pertamina MRS juga menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan talenta pembalap nasional melalui kompetisi yang berkelanjutan.

Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2023, Pertamina MRS terus menjadi ruang bagi para pembalap untuk meningkatkan kemampuan, memperkaya pengalaman bertanding, serta mempersiapkan diri menuju kompetisi yang lebih tinggi.

Baca Juga: Ditandai Pemukulan Kentongan, Pertamina SMEXPO Cilacap 2026 Resmi Dibuka

Baca Juga: Hadirkan Aroma Kopi Nusantara di Blok M, Pertamina Gelar Pekan Kopi Jelang SMEXPO 2026

"Melalui Pertamina MRS, kami ingin menunjukkan bahwa produk Pertamina bukan hanya hadir untuk mendukung mobilitas sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan dunia balap. Lebih dari itu, kami ingin terus mendukung lahirnya talenta-talenta Indonesia yang mampu bersaing hingga ke tingkat internasional," jelas Baron.

Baron menambahkan, pengembangan motorsport nasional membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara penyelenggara, tim balap, pembalap, industri otomotif, dan berbagai pemangku kepentingan.

"Kami berharap Pertamina MRS terus menjadi wadah lahirnya pembalap-pembalap Indonesia yang mampu melangkah ke kompetisi internasional. Pertamina ingin tumbuh bersama ekosistem motorsport nasional, menghadirkan produk terbaik, sekaligus menjadi bagian dari perjalanan prestasi anak bangsa menuju panggung dunia," tutup Baron.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan

Tag Terkait: