Portal Berita Ekonomi Sabtu, 25 Februari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Perikanan - Menteri Susi Pudjiastuti berkomitmen menangani dampak sampah plastik di wilayah pesisir dan laut.
  • Freeport - Menteri Luhut Katakan Presiden Jokowi telah menyiapkan opsi penyelesaian kisruh perubahan status kontrak Freeport.
  • La Liga (25/2) - Palmas 0 - 1 Real Sociedad
  • Bundesliga Jerman (25/2) - Wolfsburg 1 - 2 Werder Bremen
  • Ligue 1 Perancis (25/2) - Nice 2 - 1 Montpellier
  • Eredivisie Belanda (25/2) - ADO Den Haag 1 - 1 FC Twente
  • Scotland Premiership (25/2) - Inverness CT 2 - 1 Rangers
  • Malaysia - Malaysia berikan akses KBRI untuk menemui tersangka pembunuhan Kim Jong-Nam, Siti Aisyah

Inilah Mesin Perang Rusia Yang Dipasok ke Suriah

Foto Berita Inilah Mesin Perang Rusia Yang Dipasok ke Suriah

WE.CO.ID – Rusia mengumumkan akan mengirimkan sistem persenjataan peluru kendali (rudal) canggih S-300 ke Suriah yang mereka katakan kontrak pembeliannya telah beberapa tahun lalu diteken.

Pengumuman yang disampaikan oleh Deputi Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov, Selasa (28/5/2013) waktu setempat kepada para wartawan itu hanya berselang tiga hari setelah Uni Eropa memutuskan mencabut embargo senjata mereka terhadap Suriah. Seperti apa kecanggihan rudal S-300 antiserangan udara buatan Rusia itu?

Mengutip data dari Royal United Services Institute, BBC memaparkan spesifikasi sistem peluru kendali mobil dari darat ke udara yang oleh para pengamat militer disejajarkan dengan Rudal Patriot Amerika Serikat itu. Rudal S-300 mampu menembak pesawat tempur, kapal perang, dan rudal balistik lawan.

Sistem persenjataan ini mampu meluncurkan dua rudal sekaligus dalam sekali tembakan. Posisinya yang vertikal memungkin rudal ini bisa diarahkan fleksibel dengan tingkat akurasi yang tinggi. Rudal berbasis mobil ini juga bisa dipindah-pindahkan di berbagai medan yang berbeda. 

Versi Rudal ini ialah S-300P yang dikembangkan pada 1960an. Versi tercanggih saat ini yang dibuat untuk pasokan luar negeri ialah S-300PMU-1 dan 2 yang mulai dikembangkan pada awal 1990an

Sistem peluncur peluru kendali buatan Almaz-Antey ini harganya sekitar US$900 juta per unit lengkap. Belum diketahui apakah paket rudal dengan harga sebesar itu yang dipasok ke Suriah.

Untuk paket lengkap, satu kendaraan pengangkut sekaligus peluncur sistem persenjataan ini dilengkapi empat rudal. Satu batalion biasanya diperkuat enam kendaraan peluncur dengan total jumlah rudal yang diangkut sebanyak 24 unit. Batalion tersebut juga didukung kendaraan yang menjadi pusat komando dan kendali serta kendaraan radar  pendeteksi berdaya jangkau jauh.

Peluru kendali untuk peluncur S-300PMU yang standar ialah 48N6 buatan Rusia. Daya jelajah rudal ini mencapai 5-150km dengan ketinggian mencapai 30km. Untuk menembakkan rudal tersebut, diperlukan sekitar 5 menit persiapan mulai kendaraan pengakutnya berhenti hingga penembakan ke target yang dituju.

Selain sistem persenjataan rudal mobil tersebut, Rusia juga memasok persenjataan lainnya ke Suriah. Mengutip data dari IISS, BBC memaparkan Rusia memasok hampir 5.000 tank, 2.500 kendaraan tempur pasukan infantri, dan 2.500 unit senjata artileri.

Selain itu, pasokan Rusia untuk angkatan bersenjata Rusia berupa 325 pesawat taktis, 143 helikopter, dan hampir 2.000 unit sistem pertahanan udara. Berbagai peralatan tempur buatan Rusia itu dioperasikan oleh sekitar 295.000 tentara aktif  dan 314.000 tentara cadangan.

nurcholish@wartaekonomi.com

Foto: Ist

Penulis: http://wartaekonomi.co.id/penulis.html,

Editor: Nurcholish MA Basyari

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5385.906 13.158 539
2 Agriculture 1841.223 10.982 21
3 Mining 1419.623 -11.021 43
4 Basic Industry and Chemicals 565.553 5.187 66
5 Miscellanous Industry 1365.621 14.073 42
6 Consumer Goods 2374.993 14.543 39
7 Cons., Property & Real Estate 517.048 -2.460 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.681 -2.767 56
9 Finance 829.581 -0.573 89
10 Trade & Service 871.468 6.466 122
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 95 117 22 23.16
2 DGIK 129 153 24 18.60
3 JAWA 133 149 16 12.03
4 MGNA 102 114 12 11.76
5 IKBI 350 386 36 10.29
6 ARII 338 370 32 9.47
7 KRAH 2,680 2,900 220 8.21
8 KBLI 318 344 26 8.18
9 SRIL 280 302 22 7.86
10 ASJT 580 625 45 7.76
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 ICON 494 376 -118 -23.89
3 KOIN 320 250 -70 -21.88
4 CMPP 113 100 -13 -11.50
5 BIPP 97 89 -8 -8.25
6 BUMI 360 332 -28 -7.78
7 FREN 54 50 -4 -7.41
8 MAMI 73 68 -5 -6.85
9 CTBN 5,200 4,850 -350 -6.73
10 BCIP 182 170 -12 -6.59
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 BUMI 360 332 -28 -7.78
3 BABP 67 67 0 0.00
4 DGIK 129 153 24 18.60
5 ELTY 52 50 -2 -3.85
6 BRPT 2,310 2,250 -60 -2.60
7 MCOR 328 336 8 2.44
8 SRIL 280 302 22 7.86
9 SMDM 87 84 -3 -3.45
10 AGRO 975 980 5 0.51